Berita Batola

TRAGIS! Ibu Habis Operasi Sesar Ini Ikut Tertimbun Reruntuhan Rumah saat Puting Beliung di Batola

Hamidah (35), hanya bisa menitikan air mata dan pasrah. Saat tiduran di rumahnya di Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Batola

TRAGIS! Ibu Habis Operasi Sesar Ini Ikut Tertimbun Reruntuhan Rumah saat Puting Beliung di Batola
Camat Tabukan Abdi Maulana
Rumah-rumah RT 01, 02 dan 03 Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Batola diamuk puting beliung, Minggu (29/9) pukul 18:20 Wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Hamidah (35), hanya bisa menitikan air mata dan pasrah. Saat tiduran di rumahnya di Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Batola bersama anaknya, bayi umur seminggu dan dua anak lainnya, tiba-tiba angin puting beliung disertai hujan lebat menyapu rumah kayu miliknya, Minggu (29/9) pukul 18:20 Wita

“Brak.brakk.” Sebagian atap tiba-tiba berterbanganan ke udara. Air hujan deras masuk ke rumah. Sebagian atap dan kayu-kayu pun berjatuhan, termasuk dinding roboh hampir mengenai Midah dan bayi yang baru berumur seminggu juga dua anak lainnya.

“Saya ngga bisa bergerak apa-apa saat amukan puting beliung karena baru melahirkan operasi sesar seminggu lalu. Untung saja, tiang-tiang ranjang melindungi saya dan bayi sehingga reruntuhan rumah itu tertahan ranjang,” katanya

Midah juga bersyukur karena salah satu anaknya bernama Erna yang masih duduk SMPN kelas 1 langsung melindungi adiknya yang masih berumur seminggu dengan badan agar tidak kena reruntuhan kayu, atap dan dinding.

Baca: Personil Polres dan Polsek Sambangi Sekolah di HSU, Sampaikan Edaran Mendikbud

Baca: LIVE MOLA TV! Live Streaming TV Online Man United vs Arsenal Liga Inggris, Cara Nonton Tak Live TVRI

Baca: Bolak-balik ke Tapin Chef Adel Ajari Koki Perusahaan di Rantau Masakan Indonesia dan Chinese Food

“Saya bersyukur anak saya Erna langsung melindungi adiknya yang baru berumur seminggu dengan badannya, dengan belungkup (telungkup). Puting belitung hanya dalam hitungan detik. Kami berempat tertimbun reruntuhan atap, kayu dan dinding. Alhamdulillah, kami berempat selamat berkat tiang ranjang,” kata Midah.

Dijelaskan Midah, saat kejadian suaminya sedang bekerja mencari nafkah. Begitu puting beliung berhenti, banyak sekali warga membongkar rumah yang menimbun dirinya berempat. Anaknya, bayi yang baru berumur seminggu pun diangkat dari reruntuhan rumah,

“Iya anak saya belum diberi nama akhirnya diangkat warga dalam kondisi kehujanan. Saya dipapah warga keluar dari reruntuhan rumah karena baru seminggu operasi melahirkan sesar,” katanya.

16 Rumah Diamuk

Minggu petang sebanyak 16 rumah di RT 01, 02 dan 03 Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Batola diamuk puting beliung, Minggu (29/9) pukul 18:20 Wita. Puting beliung yang menyatu dengan hujan menyapu tiga RT di desa Tamba Jaya tersebut.

Rumah-rumah RT 01, 02 dan 03 Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Batola diamuk puting beliung, Minggu (29/9) pukul 18:20 Wita.
Rumah-rumah RT 01, 02 dan 03 Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Batola diamuk puting beliung, Minggu (29/9) pukul 18:20 Wita. (HO/Camat Tabukan Abdi Maulana untuk Banjarmasinpost.co.id)

Informasi terhimpun, Senin (30/9/12), sebanyak 16 bangunan di RT 01, 02 dan 03 Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, disapu puting beliung diserta hujan lebat. Dari 16 bangunan tersebut, tiga di antaranya mengalami kerusakan total atau roboh. Salah satunya dermaga feri di RT 01 yang menghubungkan Tabukan dengan Kapuas Murung. Rumah warga yang roboh milik Marwansyah.

Selanjutnya, rumah Ahmad Riadi yang ditinggali bersama lima anggota keluarga juga roboh. Salah seorang anak Riadi mengalami luka memar akibat dijatuhi bagian bangunan saat puting beliung mengamuk.

Sementara itu rumah-rumah lain masih bisa berdiri. Hanya terjadi kerusakan pada bagian atap, dinding dan teras. Camat Tabukan Abdi Maulana, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian puting beliung di RT 01, 02 dan 03 Desa Tamba Jaya, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Batola Minggu (29/9) pukul 18:20 Wita.

“Iya benar benar benar ada puting beliung di Desa Tamba Jaya,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/ogi).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved