Berita Kalteng

Pengelola Optimistis Bisnis Perhotelan Kalteng Membaik

Pengelola hotel berbintang di Palangkaraya, Kalimantan Tengah optimistis bisnis perhotelan di Kalteng akan tetap menjanjikan.

Pengelola Optimistis Bisnis Perhotelan Kalteng Membaik
tribunkalteng.co/fathurahman
BPS Kalteng saat membahas bisnis perhotelan atau tingkat hunian hotel di Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pengelola hotel berbintang di Palangkaraya, Kalimantan Tengah optimistis bisnis perhotelan di Kalteng akan tetap menjanjikan.

Ini didukung data PBS Kalteng yang menerangkan secara kumulatif jumlah tamu meningkat menjadi 4,33 persen hingga Bulan Agustus 2019.

Investasi bidang perhotelan terutama hotel berbintang terus bermunculan di Palangkaraya khususnya, salah satu hotel yang baru melakukan grand opening adalah M Bahalap Hotel di Jalan RTA Milono Palangkaraya yang diresmikan oleh Menteri Pariwisata dihadiri juga oleh Menteri Perdagangan.

General Manager M Bahalap Hotel, Hari Saptadi, mengatakan, pihaknya sangat optimistis operasional Bahalap Hotel merupakan Hotel Bintang Empat di Kalteng akan maju kedepannya, karena selain lokasi hotel yang dekat dengan bandara dan perkantoran pemerintah juga lokasi di tengah kota sangat mendukung bisnis perhotelan.

Baca: Saingi Nikita Mirzani, Elza Syarief Pamer Suami Bule pada Feni Rose dan Melaney Ricardo

Baca: 108 Lokasi Pendaftaran CPNS 2019 Diumumkan BKN, Cek Cara Akses Link sscasn.bkn.go.id Jelang Seleksi

Baca: Bukan Anang Hermansyah-Ashanty atau Krisdayanti, Hubungan Aurel-Atta Halilintar Ditentang Sosok ini

Baca: Raffi Ahmad Kepincut Lagi Biduan Dibocorkan Vicky Prasetyo, Suami Nagita Tak Kapok dengan Ayu?

Dia mengungkapkan, M Bahalap hotel, bahkan saat ini merupakan hotel terbesar dan memiliki banyak kamar untuk tamu yang menginap dengan harga yang standar.

Dengan motif bangunan hotel khas daerah Kalteng, pihaknya juga terus menjalin kerjasama dengan travel wisata untuk mendukung operasional hotel.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng dalam paparan yang diungkapkan, Kepala BPS Kalteng, Yomin Tofri, jumlah tamu yang menginap di hotel bintang turun 10,31 persen, dari 26.269 orang (Juli 2019) menjadi 23.561 orang (Agustus 2019).

Demikian juga dengan jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang turun 26,20 persen, dari 61.066 orang (Juli 2019) menjadi 45.068 orang (Agustus 2019).

Secara kumulatif, jumlah tamu yang menginap di hotel bintang naik 4,33 persen, dari 178.973 orang (Januari Agustus 2018) menjadi 186.730 orang (Januari-Agustus 2019).

Sebaliknya, jumlah tamu pada hotel non bintang turun 10,59 persen, dari 486.242 orang (Januari-Agustus 2018) menjadi 434.763 orang (Januari-Agustus 2019).

Sedangkan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang turun 4,09 poin, dari 58,05 persen (Juli 2019) menjadi 53,96 persen(Agustus 2019).

Sebaliknya, TPK hotel non bintang naik 0,07 poin, dari 22,49 persen (Juli 2019) menjadi 22,56 persen (Agustus 2019).

Rata-rata lama tamu menginap (RLTM) di hotel bintang(1,64 hari), lebih lama dibandingkan tamu di hotel non bintang (1,29 hari).

banjarmasinpost.co.id/ faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved