Berita HST

Surat Tidak Pailit Harus Membuat di Surabaya, Fakih Hanya Diberi Waktu Lima Hari

Fakih Jarjani masuk dalam kandidat Calon Wakil Bupati HST bersaing dengan Berry N Furqon.Sayangnya Ia tak memenuhi persyaratan

Surat Tidak Pailit Harus Membuat di Surabaya, Fakih Hanya Diberi Waktu Lima Hari
PKS Barabai
Faqih Jarjani, mantan Wakil Bupati HST_wm 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Calon Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah, Fakih Jarjani tak ikut dalam penjabaran visi dan misi dalam Rapat Paripurna Pemilihan dan Penetapan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah pada Selasa (29/10/2019).

Padahal, Fakih Jarjani masuk dalam kandidat Calon Wakil Bupati HST bersaing dengan Berry N Furqon.

Namun, Fakih ternyata tak hadir dan dianggap gugur karena tidak melengkapi persyaratan sedangkan Berry maju menjabarkan visi dan misi dan terpilih secara aklamasi.

Fakih Jarjani mengaku diberitahu oleh Panitia Pemilihan Wakil Bupati HST pada hari Selasa 22 Oktober 2019. Ia mengaku diminta untuk melengkapi sebagian persyaratan.

Baca: Kasus Pencabulan Guru Pencak Silat Terhadap Anak Didik di Tapin Segera Disidangkan

Baca: Pecatur Muda Asal HST Juarai Turnamen Catur Cepat Terbuka Gubernur Cup 2019

Baca: Suntik Silikon Peninggi Badan Berbahaya, Dokter Lilik Siap Bantu Penanganan Estetika Korbannya

Baca: Tidak Jabarkan Visi Misi Saat Pemilihan Wakil Bupati HST, Ini Penjelasan Fakih Jarjani

Karena sebagian persyaratan sudah diserahkan kepada pihak eksekutif sebelum diserahkan berkas dua kandidat ke DPRD HST dengan batas waktu sampai tanggal 27 Oktober 2019.

Ia mengaku hanya bisa menambahkan lima persyaratan untuk diserahkan ke Panitia Pemilihan , yaitu fotocopy KTP, fotocopy NPWP, pas photo, biodata calon, dan kesiapan calon.

Sedangkan yang diminta dan ia tak dapat melengkapi yakni surat keterangan pernah terpidana, surat keterangan tidak pailit, urat keterangan tidak pailit.

Baca: Kabut Asap Super Pekat, Dinkes Batola Siapkan Rumah Oksigen

Baca: Rumah Warga di Desa Awang Ini Tak Layak Huni, 10 Anggota Kodim Barabai Terjun Lakukan Ini

"Surat keterangan tidak pailit membuatnya di Surabaya. Waktu yang tersedia tinggal lima hari dan itupun ada hari Sabtu dan Minggu. Karena sampai tanggal 27 Oktober 2019 saya tidak bisa melengkapi semua persyaratan. Maka pada hari Selasa 28 Oktober 2019 di Rapat Paripurna DPRD HST saya digugurkan sebagai calon," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved