Berita Banjarmasin

UMK Banjarmasin 2020 Diusulkan Naik 8,15 Persen, Tunggu Ketetapan Gubernur Kalsel

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin mengusulkan kenaikan UMK Banjarmasin 2020 sebesar 8,15 persen.

UMK Banjarmasin 2020 Diusulkan Naik 8,15 Persen, Tunggu Ketetapan Gubernur Kalsel
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Pengumuman penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalsel untuk 2020 mendatang, Jumat (1/11/19) di Hotel Aston Kabupaten Banjar. 

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi kalsel mengumumkan UMP Kalsel 2020 sebesar Rp. 2.887.488,59 sedangkan UMK Banjarmasin 2020 diusulkan naik 8,15 persen

BANJARMASINPOST.CO.ID - Keputusan Pemprov Kalsel melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi provinsi setempat yang mengumumkan secara resmi Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalsel untuk 2020 mendatang sebesar Rp. 2.887.488,59, disikapi cepat oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin.

“Iya sudah dibahas dalam rapat bersama dewan pengupahan terkait usulan kenaikan upah minimum kota (UmK) sebesar 8.15 persen,” kata sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Norbiansyah, Jumat (1/11/19).

Menurut Norbiansyah, untuk diketahui upah minimum kota (UMK) Banjarmasin telah ditetapkan sekitar Rp2, 6 juta per bulan sejak 1 Januari 2019 silam.

Terkait usulan kenaikan upah minimum kota (UMK) sebesar 8.15 persen masih menunggu ketetapan dari Gubernur Kalsel.

Baca: Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga di Banjarbaru, P2TP2A Intan Idaman Lakukan ini

Baca: Sekda Tanahbumbu Imbau Perusahaan Tetap Mengacu UMK

Baca: Tribun Jual Beli on Banjarmasin Post : Jasa Rancang Bangun, Dijual Tanah, Pusat Lampu Solar

Baca: Mayat Mengapung di Sungai Musi Adalah Inta Ferin Mahasiswi PGRI Palembang, Tangis Sang Ayah Pecah

Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin sudah memasukkan usulan kenaikan UMP tersebut ke gubernur melalui Disnakertrans Provinsi Kalsel.

“Tunggu saja nanti akan kita sosialisasikan ke para pihak terkait,” katanya.

Sementara itu pemprov Kalsel melalui Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi provinsi setempat akhirnya mengumumkan secara resmi Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalsel untuk 2020 mendatang.

Berdasarkan SK Gubernur Sahbirin Noor nomer : 188.44/0868/KUM/ 2019, bahwa UMP Kalsel tahun 2020 telah di tetapkan sebesar Rp. 2.887.488,59,-.

“Iya, UMP Kalsel ini wajib diberlakukan mulai 1 Januari 2020 mendatang. Sebanyak 4.000 perusahaan di Kalsel wajib melaksanakan UMP tersebut,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kalsel, Sugian Noorbah, saat sosialisasi UMP 2020 dan pengupahan dalam kegiatan pengembangan sistem tahun anggaran 2019 Jumat (1/11/19) di Hotel Aston Kabupaten Banjar.

Baca: Settingan Luna Maya Terkait Buket Bunga, Apa Motivasi Sebenarnya Mantan Ariel NOAH?

Baca: Video Live Streaming Kalteng Putra vs Persib Bandung Liga 1 2019 via TV Online Vidio.com & Indosiar

Baca: Berlangsung! Live Streaming Badak Lampung FC vs Arema FC Liga 1 2019, Cek Live Streaming Vidio.com

Hadir dalam acara ini perwakilan perusahaaan-perusahaan di Kalsel, unsur Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kalsel, dan dewan pengupahan Kalsel.

Menurut Sugian, formula UMP berdasarkan pertumbuhan ekonomi nasional 5,12 persen ditambah inflasi 3,39 persen yakni menjadi 8,51 persen dibanding UMP tahun lalu Rp2.651.000,-. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved