Ekonomi dan Bisnis

Musim Hujan Telah Tiba, Penjualan Jas Hujan Meroket Hingga 100 Persen

Pedagang jas hujan memasuki musim penghujan mendapatkan rezeki lebih. Permintaan jas hujan sejak sebulan terakhir mengalami peningkatan.

Musim Hujan Telah Tiba, Penjualan Jas Hujan Meroket Hingga 100 Persen
banjarmasinpost.co.id/mariana
Pedagang jas hujan di Banjarmasin sedang melayani pembeli 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat musim hujan, jas hujan tidak hanya menjadi aksesoris saat berkendara namun sangat diperlukan untuk melindungi pakaian agar tidak terkena air hujan.

Hal ini berimbas pada pedagang jas hujan di Kalimantan Selatan (Kalsel), yang kebanjiran permintaan memasuki musim hujan di akhir tahun.

Di antaranya yakni Supiansyah, pedagang jas hujan dan material berbahan plastik lainnya di Pasar Baru Banjarmasin.

Diakuinya permintaan jas hujan sejak sebulan terakhir mengalami peningkatan. Jenis-jenis jas hujan yang tersedia di tempatnya relatif beragam dari segi motif dan warna.

Tangis Istri Cecep Reza Ditenangkan Marshanda, Vanessa Angel Ucap Ini Saat Bombom Meninggal Dunia

Live Mola TV! Link Live Streaming Garuda Select vs Oxford U18 di Inggris, Tanpa Bagus Kahfi

Mio vs Truk Tangki di Dekat Jembatan Basirih Lingkar Selatan Banjarmasin, Satu Korban Menyusul Tewas

Tiga Bulan Nunggak Pajak, Toko Crystal Bakeri di Banjarbaru Dipasang Striker Ini

"Kurang lebih peningakatannya sekitar 15 persen. Karena di pasar ini kan juga banyak pedagang lain yang juga menjual jas hujan. Dalam sehari ada sekitar 3-5 orang pembeli," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (19/11/2019).

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, di lapak milik Supiansyah terdapat dua jenis jas hujan yakni jenis ponco atau berbentuk jubah, dan setelan yang terdiri dari atasan dan bawahan bisa rok atau celana.

Jenis ponco sendiri bisa bersifat unisex bisa dipakai bagi laki-laki dan perempuan. Sedangkan jenis setelan lebih cenderung disukai perempuan.

Diakuinya, saat ini jenis setelan masih menjadi tren dan mendominasi penjualan di tempatnya. Setelan kombinasi atasan dan rok paling diminati.

"Jenis ponco dibanderol bervariasi tergantung merek dan jenis bahan mulai Rp 40.000-80.000, yang setelan mulai Rp 60.000-80.000 juga tergantung merek dan bahan," imbuhnya.

Jenis bahan jas hujan yang seharga Rp 80.000 terbjat dari parasut karet, selain itu ada yang berbahan plastik plastik tipis umumnya dijual Rp 10.000-15.000 dan bahan PVC plastik press Rp 60.000.

Sementara itu, penjualan jas hujan muslimah kini mulai tren di Banua. Saat ini bisnis jas hujan muslimah masih dipasarkan melalui online.

Jas hujan muslimah dengan brand Sheba dipasarkan melalui agen-agen yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk Kalsel.

Agen wilayah Kandangan, Wenda Radfiani mengatakan, saat ini pihaknya menjual dua jenis yakni ada jenis Queenzha seharga Rp 325.000 dan jenis Barkhiya Rp 355.000.

Sekolah Dasar di Kota Banjarmasin Kekurangan Kepala Sekolah, Totok : Awal 2020  Segera Dilantik

Pilkada Kalsel 2020, Paman Birin Pinang Gerindra, Denny Indrayana Tak Khawatir

Tangis Orang Dekat Ashanty Pecah! Doa Ayah Aurel Hermansyah, Anang Saat Sang Istri Tergolek Lemah

"Penjualan meningkat hampi 100 persen saat musim hujan seperti sekarang ini. Bahkan saya sering tidak bisa memenuhi permintaan konsumen, karena di daerah lain juga meningkat permintaannya. Stok di pusat sendiri kadang kehabisan juga," tukasnya.

Jenis jas hujan muslimah Sheba ini berbentuk ponco atau jubah, yang mana ada karet dan kancing yang bisa disesuaikan dengan bentuk tubuh. Warna dan motifnya pun beragam, ada pink, ungu, merah, dan warna lainnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved