Tips Sehat

7 Macam Mitos Minuman Beralkohol yang Beredar di Masyarakat yang Tidak Benar, Bukan Cegah Muntah

7 Macam Mitos Minuman Beralkohol yang Beredar di Masyarakat yang Tidak Benar, Bukan Cegah Muntah

7 Macam Mitos Minuman Beralkohol yang Beredar di Masyarakat yang Tidak Benar, Bukan Cegah Muntah
Shutterstock
Macam Mitos Minuman Beralkohol yang Beredar di Masyarakat yang Tidak Benar (ilustrasi). 

Alkohol sering disebut punya dampak baik dan buruk, namun ada yang menjadi mitos diantaranya

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ada bermacam mitos seputar minuman beralkohol yang beredar di masyarakat. Namun, apakah mitos itu benar atau tidak perlu dibuktikan lebih lanjut.

Nah, sebelum mengetahui macam mitos minuman beralkohol, sebaiknya ketahui bahwa alkohol adalah zat stimulan yang sebenarnya tergolong obat.

Pada sejumlah obat-obatan, alkohol malah membantu dalam prosesnya, namun tentu bukan macam mitos minuman beralkohol karena zat alkohol itu sendiri memiliki fungsi yang positif, terutama di dunia medis.

Namun, patut diiingat, mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak justru akan memberikan efek depresi pada otak dan tubuh. 

10 Efek Buruk Alkohol bagi Tubuh Manusia, Minuman Keras (Miras) Bikin Liver Rusak dan Otak Menyusut

Inilah 7 macam mitos minuman beralkohol yang beredar di masyarakat yang tidak benar:

1. Mitos minum beralkohol bisa bikin tidur nyenyak

Mengonsumsi minuman beralkohol sebelum Anda tidur mengganggu kualitas tidur, khususnya pada tahap tidur REM (rapid eye movement). Kalau tidak bisa masuk tahap REM, siklus tidur akan terganggu. Lebih rentan terbangun di tengah malam. Minuman beralkohol bersifat diuretik. Berarti sering mengeluarkan cairan dalam tubuh, lewat keringat atau buang air kecil, bikin tidak nyenyak.

2. Mitos minuman beralkohol cegah mabuk dengan muntah

Cara terbaik untuk mencegah mabuk atau hangover adalah membatasi konsumsi alkohol Anda. Memuntahkan minuman Anda tidak akan berdampak terlalu besar pada kadar alkohol dalam darah Anda. Ini karena alkohol sangat cepat diserap oleh tubuh. Alkohol akan masuk ke aliran darah dan menjalar di seluruh tubuh Anda, termasuk otak, hanya dalam hitungan menit. Jadi, alkohol dalam lambung yang Anda muntahkan sebenarnya sudah tinggal sedikit sekali.

3. Mitos minuman beralkohol makin lama disimpan, wine makin berkualitas

Ini belum tentu. Pasalnya, setiap jenis wine itu berbeda-beda. Beberapa jenis wine tidak akan bertambah kualitasnya kalau sudah lewat satu tahun dari masa produksinya. Bahkan wine yang sudah lewat dari tanggal kedaluwarsanya pasti kehilangan banyak sekali kandungan antioksidannya. Ada jenis anggur yang makin lama justru makin enak dan berkualitas. Anda harus bisa membedakan mana yang bisa disimpan lama dan mana yang harus dikonsumsi sebelum lewat tanggal kedaluwarsa.

4. Mitos minuman beralkohol mulai dengan minuman keras dulu, baru minum bir

Ini dia mitos tentang minuman beralkohol yang perlu Anda tinggalkan sekarang juga. Banyak yang bilang kalau mau minum dengan aman, Anda harus mulai dengan minuman keras seperti tequila atau vodka dulu, baru ditutup dengan bir biasa. Mitos ini salah karena bukan urutan minumnya yang memengaruhi kadar alkohol dalam darah Anda, melainkan berapa banyak alkohol yang sudah Anda minum.

5. Kebanyakan minum bir bikin perut buncit

Anda pernah dengar istilah “beer belly”? Istilah ini banyak digunakan untuk pria berperut buncit yang suka minum bir. Padahal, sebenarnya seseorang bisa jadi buncit bukan cuma karena kebanyakan minum bir, melainkan karena kelebihan kalori juga dari makanan. Jadi, orang yang perutnya buncit belum tentu disebabkan oleh kebanyakan minum bir.

6. Kopi di pagi hari bisa mengusir hangover

Jangan percaya pada mitos yang satu ini. Menurut para ahli, minum kopi setelah mabuk semalaman tidak ampuh untuk mengusir hangover. Kandungan kafein dalam kopi Anda justru bisa membuat Anda semakin dehidrasi karena kehilangan banyak cairan tubuh. Di samping itu, efek kafein juga bisa membuat Anda merasa lebih kacau, bukannya jadi segar. Efek sampingnya antara lain sakit kepala, jantung berdebar, dan sakit perut.

7. Minuman beralkohol harus dihindari sama sekali

Mengonsumsi minuman beralkohol secukupnya justru bisa memberikan manfaat kesehatan, di antaranya untuk jantung Anda. Alkohol memang tidak termasuk minuman sehat. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi minuman beralkohol sama sekali untuk menjaga pola hidup yang sehat. Selain menyehatkan jantung, sesekali minum alkohol dalam jumlah yang wajar juga bisa membantu Anda merasa lebih rileks.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Mitos Tentang Minuman Beralkohol" 

Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved