Berita Batola

Disdik Batola Tak Setuju Ujian Nasional Dihapus Pada 2021, Prediksi Kemauan Belajar Siswa Menurun

Dinas pendidikan (Disdik) Batola menyatakan tidak setuju dengan rencana penghapusan ujian nasional oleh Mendikbud Nadiem mulai 2021

Disdik Batola Tak Setuju Ujian Nasional Dihapus Pada 2021, Prediksi Kemauan Belajar Siswa Menurun
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Kepala Dinas Pendidikan Barito Kuala Sumarji. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dinas pendidikan (Disdik)  Batola menyatakan tidak setuju dengan rencana penghapusan ujian nasional oleh Mendikbud Nadiem mulai 2021 dan diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

“Iya kalau saya pribadi tidak setuju dengan rencana penghapusan ujian nasional pada 2021,” kata
Kepala Dinas Pendidikan Batola Sumarji, Jumat (20/12/19).

Menurut Sumarji, selama ini ujian nasional menjadi tolak ukur untuk menentukan posisi sekolah asalkan ujian nasional itu berbasis komputer (UNBK).

Selama ujian nasional masih kertas pensil, maka masih ada campur tangan sekolah dan tidak bisa meniadi tolak ukur posisi sekolah.

Sendratasik Berkarya 9 Segera Digeber, Karya Baru Siap Dipentaskan

Polisi Selidiki Kebakaran di Desa Linuh, Tim Disdik Tapin Data Kerugian

Live RCTI! Jadwal Siaran Langsung Masterchef Indonesia Season 6, Live TV Online Mulai Besok

Ujian Nasional Dihapus, Disdik Banjamasin Alihkan Ratusan Komputer UNBK untuk Praktek Laboritorium

“Kalau UNBK, maka dalam satu ruangan itu tidak ada yang sama untuk soalnya. Jadi kalau satu ruang itu ada 20 siswa, maka 20 soal itu berbeda satu sama lainnya,” kata Sumarji.

Dipaparkan Sumarji, guru dan siapa pun tidak akan bisa mengajari siswa atau membantu saat mengerjakan UNBK. Di ruangan yang boleh ada hanya protor. Justru dengan UNBK itu nampak betul, kabupaten dan provinsi mana yang nilainya bagus.

“Dulu sering Kabupaten Batola sering peringkat terakhir atau 12 atau 13 di Kalsel. Bahkan, setelah UNBK justruk Batola mampu menjadi peringkat k-3 se-kabupaten kota Kalsel,” katanya.

Dipaparkannya, hari ini selesai UNBK, maka hari itu juga nilai siswa bisa diketahui seperti penerimaan CPNS. Jika ujian nasional dihapuskan, maka kemauan belajar siswa dimungkinkan akan menurun.

Tingkatkan Kehidupan Penduduk Meratus, Kemensos Berikan Sungai Bumbung Bantuan Ikan dan Palawija

Berikan Pinjaman Tanpa Bunga, Gapura Karomah Dorong Tumbuhnya UMKM di Tanahlaut

Sambut Pesta Malam Pergantian Tahun, Golden Tulip Galaxy Hadirkan World Travel Culinary

“Nanti tak ada lagi persaingan. Jadi sekolah santai. Siswa tak perlu memikirkan nilai akhir karena tak ada lagi ujian nasional. Namun kalau itu sudah menjadi keputusan Mendikbud, ya kita pasti mengikuti” katanya.

Menurutnya, UNBK baru dilaksanakan 2018 dan 2019, lalu 2021 dihapus. Padahal, manfaat UNBK sangat luar biasa bagi sekolah dan siswa. Pada 2018, baru 9 sekolah di dari 56 sekolah di Batola yang mengerjakan UNBK dan pada 2019 itu semua sekolah sudah UNBK.

“Kan ini luar biasa semua sekolah di Batola bisa UNBK pada 2019, koq 2021 UNBK dihapus,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved