Berita Kalteng

Nelayan Tak Berani Melaut, Pasokan Ikan Lokal Tetap Aman

Cuaca ekstrim pastinya bakal mempengaruhi pasokan ikan dari laut Jawa. Namun, jangan khawatir karena pasokan ikan lokal tetap terjamin.

Nelayan Tak Berani Melaut, Pasokan Ikan Lokal Tetap Aman
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Kapal pencari ikan milik Nelayan Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kalteng yang dibiarkan parkir di pantai karena nelayan takut melaut lantaran cuaca ekstrem. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Cuaca ekstrim berupa gelombang tinggi pastinya bakal mempengaruhi pasokan ikan dari laut Jawa karena para nelayan saat ini libur melaut. Namun, jangan khawatir karena pasokan ikan lokal tetap terjamin.

Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kalteng, Sugianoor, kepada BPost, Senin (13/1/2020) mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi saat ini, memang berpengaruh pada nelayan pencari ikan di laut jawa, tetapi tidak terlalu berpengaruh bagi perani karamba dan kolam.

Dia mencontohkan, untuk petani karamba, malah berpengaruh terjadi penurunan produksi pada saat musim kemarau yang lalu, karena seperti petani karamba di Sungai Kahayan Palangkaraya, saat kemarau ikan banyak mati, lantaran debit air sungai surut sehingga ikan kekurangan oksigen.

Namun sebut dia, saat ini sebagian petani karamba dan kolam malah sidaha ada yang panen ikan hasil karamba dan kolam, karena musim hujan mengakibatkan air sungai pasang dan kesempatan petani untuk menabur bibit ikan dan sebagaian malah panen ikan karamba dan panen ikan kolam.

Gaji Guru Honorer dan Tenaga Kependidikan di Pemprov Kalsel Bakal Naik, Segini Rencana Kenaikan

DPRD Kalsel Minta Bantuan Kementrian ESDM, Terkait Klaim Asuransi Perbaiki Jembatan Rumpiang

Kecemburuan Ahmad Dhani ke Mulan Jameela Diungkap, Anang Hermansyah Beberkan Fakta Ini

Kejanggalan Akikah Bayi Baim Wong & Paula Verheoven, Sohib Raffi Ahmad Khawatirkan Kiano Begini

"Saat ini stok ikan lokal cukup, saja bahkan ada tambahan dari pasokan ikan dari Kalsel yang masuk ke Palangkaraya," ujarnya. Sementara itu, berdasarkan data Dinas Perikanan Kota Palangkaraya, produksi ikan tangkap 2018 mencapai 4.198 ton dan 2019 naik sekitar 6.000 ton.

Sedangkan, potensi lahan yang tersedia 6.000 Ha untuk kolam dan 10.550 Ha untuk budidaya perairan umum. Produksi ikan Tahun 2016 untuk budidaya kolam 5.019,56 ton, karamba 6.156,74 ton, karamba jaring apung (KJA) 2,70 ton dan produksi tangkap 2.611,6 ton.

Jelang Haul ke-15 Guru Sekumpul, Kayu Bakar Didistribusikan ke Posko Dapur Umum

Sambut Tahun Baru Imlek, Diler Trio Motor Geber Promo Menarik Honda Borong Say!

Danlanal Kotabaru Sidak Prajuritnya, Terkait Kesiapan Tanggap Bencana

Kota Palangkaraya terdapat lebih kurang 104 buah danau, dengan total luas sekitar 636,10 Ha. Danau-danau ini tersebar di berbagai wilayah Kota Palangkaraya.

Kecamatan Bukitbatu terdapat 45 danau (281,5 Ha), Kecamatan Rakumpit 42 danau (167,6 Ha), Kecamatan Sabangau 10 danau (62 Ha), Kecamatan Pahandut 4 danau (90 Ha), dan Kecamatan Jekan Raya 3 danau (35 Ha). (banjarmasinpost.co / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved