BPost Cetak

Tiga Pesawat Siap Jemput WNI di Wuhan

TNI Angkatan Udara menyiapkan tiga pesawat terbang untuk menjemput warga negara Indonesia (WNI) di Wuhan Provinsi Hubei, Cina

Editor: Hari Widodo
BPost Cetak
BPost Edisi Kamis (30/1/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - TNI Angkatan Udara menyiapkan tiga pesawat terbang untuk menjemput warga negara Indonesia (WNI) di Wuhan Provinsi Hubei, Cina. Hal ini sebagai tindak lanjut rencana evakuasi WNI menyusul wabah virus Corona di daerah tersebut.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto mengatakan pihaknya menyiagakan dua Boeing 737 dan satu Hercules C130. Tiga pesawat tersebut mampu mengangkat 100 sampai 200 orang.

“Berdasarkan hasil rapat dua hari yang lalu dengan Kemenkopolhukam, Kemenkes dan Kemenlu, kami juga siapkan personel dari batalyon kesehatan,” ujar Fajar, Rabu (29/1).

Fajar mengaku pihaknya belum menerima data jumlah WNI di Wuhan. Selain itu TNI AU masih menunggu Kemenlu untuk mendapatkan izin dari pemerintah Cina terkait evakuasi.

Asal Virus Corona Terungkap, Peneliti China Sebut Dari Tempat Ini

Penjemputan Paksa Nikita Mirzani Dibahas Kuasa Hukum Teman Billy Syahputra di Kasus KDRT Dipo Latief

Dendam Mayangsari & Keinginannya Membunuh Diungkap ke Igun cs, Istri Bambang Trihatmodjo Ternyata?

Dua Konsultan Sumur Bor Pemadaman Kebakaran Lahan Dijebloskan ke Rutan Palangkaraya Kalteng

TNI AU telah menyiapkan prosedur untuk mencegah penularan virus Corona kepada personel yang akan mengevakuasi WNI di Wuhan.

Menurut Fajar prosedur tersebut termasuk penggunaan alat kelengkapan, makanan dan karantina.

“Begitu kembali akan dikarantina terlebih dulu. Tidak langsung turun bebas,” ujar Fajar.

Terkait proses karantina, Fajar menuturkan TNI AU telah menyiapkan RSPI Dr Suliyanti, Jakarta, untuk tempat karantina.

Menurut Fajar, karantina akan berlangsung selama 28 hari sesuai standar.

“Kami sudah menyiapkan itu semua. Baik rumah sakitnya, tempat mendaratnya di Halim, sudah disiapkan,” kata Fajar.

Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah Indonesia memiliki opsi mengevakuasi WNI dari kota-kota yang rawan penyebaran virus Corona di Cina.

“Tentu pemerintah memiliki opsi evakuasi, tapi kota-kota itu masih dikunci. Hal yang terpenting komunikasi KBRI dengan mahasiswa di sana terjalin secara baik,” ujar Jokowi di sela-sela kunjungan kerja di Cimahi, Jawa Barat, Rabu (29/1).

Sebanyak 81 Peserta CPNS Bawaslu Jalani Tes di Kantor BKN Banjarbaru Kalimantan Selatan

Pembunuhan Berencana Dituduhkan ke Teddy Disebut Suami Lina, Laporan Putra Sule, Rizky Febian Disoal

Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah meminta masyarakat memahami proses pematangan rencana evakuasi WNI di Wuhan.

Faizasyah menegaskan Kemenlu bekerja sama dengan kementerian dan lembaga lain untuk terus mematangkan proses evakuasi.

“Kesiapan di Jakarta kita matangkan, demikian juga di Hubei. Ada titik-titik distribusi bantuan,” ujar Faizasyah di Kemenlu, Rabu (29/1). (Tribun Network/git/fik/rez/fia)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved