Mahasiswa Tabalong Pulang dari Cina
VIDEO: Dinas Kesehatan Tabalong akan Lakukan Karantina ke Warga Tabalong yang Baru Datang dari Cina
Dinas Kesehatan Tabalong akan melakukan karantina kepada warga Tabalong yang baru saja tiba dari negara Cina tempat munculnya virus corona.
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Dinas Kesehatan Tabalong akan melakukan karantina kepada warga Tabalong yang baru saja tiba dari negara Cina tempat munculnya virus corona.
Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, dr Taufiqurrahman, mengatakan, Rabu (5/2/2020), pihaknya akan melakukan karantina kepada warga Tabalong yang baru saja tiba dari Cina.
Pihaknya menyediakan tempat khusus bekerjasama dengan Dinas Sosial yang rencananya adalah rumah singgah untuk tempat karantina, dan hanya dikarantina semasa durasi penyakit yaitu selama 14 hari terhitung dari pertama kali sampai di Tabalong.
Bagi mahasiswa yang sudah sampai beberapa hari lalu tetap akan dikarantina hingga 14 hari terhitung sejak sampai.
Dan untuk kedepan warga Tabalong yang baru datang dari Cina akan langsung di karantina terlebih dulu.
“Dari karantina itu akan dilakukan pemeriksaan setiap hari oleh petugas kesehatan, apakah ada gejala virus corona,” ujarnya.
Dan, jika semasa karantina ada yang menunjukkan gejala maka akan dilakukan isolasi yang bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Provinsi Kalimantan Selatan.
Dan jika tidak menunjukkan gejala maka akan dinyatakan bebas dari dari corona.
• BREAKING NEWS: Dinkes Kabupaten Tabalong Periksa Mahasiswa yang Baru Datang dari Cina
• Orangtua Baru Merasa Tenang Setelah Sang Anak Tiba di Kabupaten Tabalong dari Cina
• Mahasiswa Asal Kabupaten Tabalong Ini Tinggalnya Sangat Jauh dari Wuhan Cina
• Tim Forensik Mabes Polri Periksa Lokasi Kebakaran Sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah
• Ucapan Pacar Chef Renatta yang Bikin Rekan Chef Juna & Chef Arnold Ingin Lempar Sendal
• Pabrik Uang Teddy, Suami Lina Bikin Hotman Paris Takjub, Setara dengan Sule si Ayah Rizky Febian?
“Saat ini yang terdata ada tiga orang mahasiswa yang baru tiba dari Cina, yaitu dari Maburai, Muara Uya dan Tanta, kami akan membatasi untuk berinteraksi dengan masyarakat umum terlebih dulu,” ujarnya
Dan hal ini akan disampaikan kepada para mahasiwa yang baru datang dari Cina beserta keluarga.
Kemudian, dr Taufiqurrahman menambahkan, orang yang suspect pun belum tentu terserang corona, dan perlu dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium dan hasilnya pun dikirimkan ke Jakarta terlebih dulu.
Terakhir pantauan kepada tiga mahasiswa ini dalam keadaan baik dan sehat, dan tidak ada gejala klinis yang mengarah ke corona.
Warga Tabalong juga tidak perlu terlalu khawatir namun tetap waspada.
Virus corona yang didatangkan dari hewan ini sebenarnya mati saat dimasak di suhu 57 derajat, dr Taufiq menambahkan warga tetap harus berperilaku hidup bersih dan sehat terutama sering mencuci tangan saat setelah beraktifitas.
“Karena virus bisa masuk lewat mulut, rongga hidung dan mata, kebiasaan cuci tangan ini harus terus dilakukan,” ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)