Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Positif Covid-19 Kabupaten Tabalong Bertambah, Camat Datangi ODP

Dua warga Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalsel, mengikuti rapid test dan dinyatakan reaktif sehingga melanjutkan pemeriksaan swab.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
ISTIMEWA
Abdul Wahid (tengah), Plt Camat Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Memastikan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang ada di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, tetap berada di rumah, aparatur negara bersiap untuk memberikan sosialisasi langsung kepada yang bersangkutan untuk tetap melakukan karantina mandiri.

Seperti yang diungkapkan Abdul Wahid, Pelaksana Tugas (Plt) camat Muara Uya, dua warganya sempat mengikuti rapid test dan dinyatakan reaktif sehingga melanjutkan pemeriksaan dengan pengambilan sampel swab.

Dia katakan, dirinya memberikan sosialisasi secara langsung kepada dua pasien yang tengah menjalani karantina mandiri ini dengan datang ke rumah.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran yang bersangkutan untuk tidak berkumpul dengan orang lain terlebih dulu.

Diketahui, di Kecamatan Muara Uya terdapat 23 orang yang masuk ke dalam daftar ODP.

Karena itu, menurut Camat, dilakukanlah sosialisasi yang sama dengan mendatangi langsung ke rumah bersangkutan sesuai dengan protokol yang telah diberitahukan tenaga kesehatan.

Rapid Test Covid-19 Dilanjutkan dengan Pemeriksaan Swab di Tabalong

Pemkab Tabalong Fungsikan Rumah Sakit Lama untuk Pasien Covid-19

VIDEO Cara Warga Komplek di Tabalong Cegah Covid-19, Tiap Warga Diperiksa

Gugus Tugas Tabalong Lakukan Rapid Test, Prioritaskan ODP Bergejala

Desa Muara Uya Kabupaten Tabalong Tunggu Arahan Mengenai Pengalihan Dana Desa

Bupati Anang Ajak Warga Tabalong Berjemur, Tingkatkan Imunitas Tangkal Covid-19

"Sebelumnya ada laporan dari warga bahwa ODP tetap melaksanakan ibadah salat di di masjid. Kemudian, setelah diberikan sosialisasi dan pengertian, akhirnya yang bersangkutan mau dan mengerti dan melaksanakan ibadah di rumah untuk sementara waktu hingga dinyatakan negatif Covid-19," ujarnya.

Saat datang ke rumah para ODP, Abdul Wahid mengaku, sudah membuat janji terlebih dulu dan pemberian sosialisasi dilakukan di halaman rumah atau teras.

"Kami berdiri dan disampaikan alasan kenapa tidak masuk ke rumah, berdiri pun dalam jarak aman minimal 1 meter," ujarnya.

Kemudian, dijelaskanlah dengan cara yang baik dan sopan agar ODP tidak tersinggung dan memberi pengertian bahwa ini dilakukan untuk kebaikan diri sendiri, keluarga dan juga masyarakat.

Sosialisasi juga diberikan kepada para warga untuk tidak memberikan penilaian negatif atau stigma negatif kepada orang yang masuk dalam kategori ODP, asalkan saling menjaga jarak dan aman sesuai dengan yang dianjurkan.

Saat ini untuk di Kecamatan Muara Uya tersisa 5 orang yang masuk kategori ODP.

Sisanya, sudah menjalani karantina dan dinyatakan sehat.

Dari lima orang itu,  termasuk dua orang yang melakukan rapid test dan melanjutkan dengan pemeriksaan swab.

Sementara itu, Sabtu (18/4/2020), Kabupaten Tabalong mengalami penambahan jumlah positif menjadi enam orang, satu orang di antaranya dinyatakan sembuh dan lima orang lagi dalam perawatan.

Penambahan dua orang positif adalah hasil dari pengiriman sample swab yang telah dikirimkan sebelumnya sebanyak 7 sample.

Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tabalong, dr Taufiq, menagatakan, penambahan dua orang positif adalah dari Kecamatan Upau dan Kecamatan Tanjung.

"Dua orang positif ini sementara dikarantina di rumah karena kondisinya masih baik dan akan dilanjutkan penanganan di RS Tanjung saat rumah sakit sudah siap," ucapnya, Sabtu (18/04/2020). (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved