Opini

Keterbukaan Informasi Publik di Tengah Pandemi Covid-19

Ditengah pandemi Covid-19, muncul desak agar pasien terpapar Virus Corona di buka ke publik.

Twitter Kementerian Luar Negeri
Ilustrasi perkembangan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang terkonfirmasi Covid-19 per Senin, 27 April 2020. 

Oleh: Dr Eddy E Jaya Kabid Informasi dan Komunikasi Publik /PPID Pemkab Banjar

BANJARMASINPOST.CO.ID-Keselamatan Rakyat merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto). Timbul dan menyebarnya secara cepat penyakit virus corona 2019 atau yang juga disebut corona virus disease 2019 (Covid-19) di seluruh dunia tidak terkecuali di Indonesia menyebabkan goncangan yang luar biasa terhadap segala aspek kehidupan.

Kita menyaksikan sendiri bahkan negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang dan negara besar lain pun kelimpungan.

Hal ini dikarenakan hanya satu sebab yaitu virus yang hanya bisa dilihat melalui Mikroskop Elektron ini (uk. 120-160 nanometer) yang sudah menjangkit antarmanusia (transmitted by human).

Padahal tentu saja negara besar ini notabene sudah ditunjang oleh infrastruktur kesehatan, maupun sarana penunjang lainnya yang sangat memadai.

Saking seriusnya, World Health Organization (WHO) mengumumkan status pandemi global sejak tanggal 11 Maret 2020 yang lalu.

Merujuk istilah kesehatan, pandemi berarti sebuah epidemi yang telah menyebar ke beberapa negara atau benua, dan umumnya menjangkiti banyak orang.

Dengan penetapan status ini tersebut, WHO sekaligus mengonfirmasi bahwa Covid-19 merupakan darurat internasional.

Artinya, setiap rumah sakit dan klinik di seluruh dunia disarankan untuk dapat mempersiapkan diri menangani pasien penyakit tersebut meskipun belum ada pasien yang terdeteksi.

Status pandemik ini boleh dikatakan dalam satu milenium tahun hanya hitungan jari sehingga status ini praktis menyebabkan respon psikologis utama masyarakat global yaitu rasa panik dan rasa takut.

Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved