Wabah Corona di Kalsel
Sebut Tala Tak Perlu PSBB, Bupati Sukamta Ungkap Alasan Ini
Bupati Sukamta menyebut Tanahlaut tidak perlu melakukan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
"Tidak ada pembatasan orang yang melintas karena Tala menang tidak menerapkan PSBB," tegas Sukamta.
Dijelaskannya, arus orang yang lalu lalang di jalanan tidak berisiko. "Yang rawan itu justru yang singgah di warung-warung karena duduk berdekatan dan terjadi kontak. Karena itu lah mengapa saya minta semua karyawan minimarket di-test swab," tandasnya.
• Sebut 12 Orang Cluster Gowa Belum Dirapid Test, Sukamta Perintahkan Ini
• Sukamta Minta Dana Desa Digeser untuk Covid-19, Terapkan Padat Karya
Sementara itu sebanyak 19 ODP yang dikarantina kesehatan terpusat di eks RSUD Hadji Boejasin di Jalan Hadji Boejasin, Pelaihari, Senin siang kemarin menjalani test swab.
"Hasilnya sekitar tiga atau empat hati baru diketahui," sebut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tala Antonius Jaka.
Kasus Covid-19 di Tala
- Terkonfirmasi positif 4 orang (dalam perawatan)
- Total ODP 124
* 26 orang (proses pemantauan)
* 98 orang (selesai pemantauan)
- Orang Tanpa Gejala (OTG) 29 orang (dalam pemantauan)
(banjarmasinpost.co.id/idda roy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pelepasan-pasien-covid-19dari-tanbu.jpg)