Berita Tabalong
Komunitas JikaMaka Bimbing Pendaftar Kartu Prakerja di Kabupaten Tabalong
Komunnitas JakaMaka Kabupaten Tabalong kumpulkan peserta Kartu Prakerja dalam grup medsos yang kemudian diberi tuntunan cara mengisi dan mengirim data
Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Insentif program Kartu Prakerja bagi pendaftar di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, telah dibagikan untuk gelombang pertama, kedua dan ketiga.
Pendaftar di Kabupaten Tabalong diketahui ada yang melakukan secara mandiri dan ada juga melalui bimbingan dari komunitas JikaMakam
Komunitas JikaMaka selama ini memang konsen untuk mendukung perkembangan wirausaha di Kabupaten Tabalong.
Dari data yang ada untuk yang tergabung di JikaMaka, sudah ada 257 pendaftar berhasil menerima insentif Kartu Prakerja dari sekitar 1.600 yang mendaftar.
• Cegah Penyebaran Covid 19, Polres Tabalong Lakukan Patroli Gabungan ke Pasar
• Tak Didapati Kasus Baru, Anggota Dewan ini Minta Tabalong Terapkan Konsep New Normal
257 pendaftar itu merupakan akumulasi dari pencairan untuk gelombang pertama sampai dengan gelombang ketiga.
Pendiri JikaMaka, Awiek Hadi Widodo, Senin (25/5/2020), menyampaikan kepada Banjarmasinpost.co.id, pemberian bimbingan kepada mereka yang ingin mendaftar program Kartu Prakerja merupakan insiatif dirinya.
Dimulai dengan informasi yang disebarluaskannya melalui media sosial terkait adanya tawaran bimbingan dari pihaknya bagi peminat program kartu prakerja.
"Dari situ akhirnya mereka ngisi dan data terkumpul sekitar 1.600 lebih," kata Awiek.
Kemudian semuanya dikumpulkan melalui grup WhatsApp yang dibuatnya dan totalnya ada 7 grup WhatsApp.
• Bantuan Pedagang Kuliner Ramadan di Tabalong Dicairkan, Totalnya Segini
• Pos Covid-19 Kabupaten Tabalong Diperketat, Pengendara Bakal Jalani Rapid Test
Melalui grup itulah semua peserta sebelum mendaftar Kartu Prakerja diberikan bimbingan melalui video.
"Jadi saya bikin video tutorial saya kirim ke grup, bagaimana cara mengisi yang baik, bagaimana mengupload data yang baik, bagaimana mengikuti tes ujiannya agar bisa lolos," jelasnya.
Setelah itu barulah dilanjutkan dengan proses pendaftaran program Kartu Prakerja oleh masing-masing peserta.
Dari situlah kemudian bisa terdeteksi ada 257 orang dari gelombang satu, dua dan tiga, yang berhasil lolos dan menerima insentif.
"Nah saat ini kita menunggu lagi untuk gelombang keempat," ujar Awiek.
• VIDEO Kapolda Sumbang Semen untuk Tempat Ibadah di Kabupaten Tabalong
• Hadapi Pemudik Posko Perbatasan di Tabalong Ditambah dan Diperketat, Begini Penjelasan Bupati
Disampaikannya juga, dari data yang masuk diketahui mayoritas pendaftar Kartu Prakerja merupakan pelaku wirausaha pemula.
Sedangkan rentang usianya, 18-35 tahun ada sekitar 60 persen dan usia 35 - 45 tahun sekitar 40 persen.
(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/penyerahan-secara-simbolis-kartu-prakerja-dari-bupati-tabalong-h-anang-syakhfiani-jikamaka.jpg)