Wabah Corona di Kalsel
Pegawai RS Tanbu Diisolasi di Permukiman
GTPP Covid-19 Tanbu mengatakan fasilitas karantina milik pemkab di Medina dan Hilmar penuh sehingga pegawai RS Tanbu ditempatkan di perumahan.
Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Setelah terus-menerus diterpa meningkatnya kasus Covid-19, Kalsel mendapat kabar menggembirakan, Sabtu (30/5/2020). Sebanyak 15 pengidap virus corona sembuh. Ini merupakan jumlah terbanyak selama pandemi.
Dalam data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel, kemarin sore, jumlah pengidap yang sembuh meningkat menjadi 97 orang dibandingkan Jumat.
Juru Bicara GTPP Covid-19 Kalsel, HM Muslim, memaparkan 15 kasus sembuh itu berasal dari Kabupaten Tanahlaut delapan orang, Kabupaten Tapin dan Tanahbumbu masing-masing tiga orang dan Kabupaten Baritokuala satu orang.
Sementara itu untuk kasus positif tidak ada penambahan yakni tetap di angkat 893. Penderita yang dirawat dan diisolasi pun turun sebanyak 18 orang menjadi 719. Selain karena ada 15 pasien yang sembuh, juga karena ada tiga kasus meninggal dunia di Banjarmasin. Dengan demikian Covid-19 sudah menewaskan 77 pengidapnya di Kalsel.
• Kapolda Kalsel Irjen Nico Lepas Bantuan untuk Masyarakat Pedalaman
• Rapat Penanganan Covid-19 Kalsel, Tim Terpadu Turun ke Tempat Keramaian untuk Lakukan ini
Banjarmasin masih menjadi daerah terbanyak pengidap yakni 405 kasus. Disusul Tanahbumbu 123 dan Banjar 106. Sepuluh kabupaten/kota lainnya masih di bawah 100 kasus.
Jubir II GTPP Covid-19 Tapin, H Milhan, menyambut gembira sembuhnya tiga pengidap dari daerahnya. Mereka pun bisa meninggalkan fasilitas karantina milik Pemprov Kalsel di Ambulung Banjarbaru dan pulang.
Milhan mengatakan dua warga Kecamatan Binuang dan satu warga Kecamatan Salam Babaris itu telah dijemput petugas Dinas Kesehatan Tapin.
Dengan demikian, menurut Milhan yang juga Direktur RSUD Datu Sanggul Rantau, dari 41 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19, kini tersisa 37 orang. Ini karena selain ada tiga pasien sudah sembuh, ada satu kasus meninggal dunia dari Kecamatan Hatungun.
• Jubir GTPP Kalsel Sebut Kasus Covid-19 Baru di Kalsel Mayoritas Sudah Berstatus PDP
• Kalsel Memasuki New Normal, Begini Tanggapan Pengurus DPD KNPI Kalsel
Sedangkan Jubir I GTPP Covid-19 Tapin, H Alfian Yusuf, menerangkan rumah isolasi milik pemkab kini dihuni Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari dua kecamatan.
Enam dari Kecamatan Candi Laras Selatan (CLS) dan tiga dari Kecamatan Binuang. Sembilan ODP itu sudah diambil spesimen swab-nya untuk memastikan negatif atau positif. “Hasilnya kita tunggu selama satu pekan,” kata Kadinkes Tapin tersebut.
Alfian mengatakan rumah isolasi sempat kosong karena seluruh penghuninya dipindah ke RSUD Datu Sanggul Rantau, RSUD Hasan Basri Kandangan dan fasilitas karantina di Ambulung.
Namun kemudian rumah isolasi berpenghuni kembali dengan adanya enam warga CLS dan tiga warga Binuang.
• VIDEO Penyerahan Bantuan Peralatan Pencegahan Covid 19 dari Ketua DPRD Kalsel ke Kabupaten Tabalong
• Puluhan RT Jadi Sasaran Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Tim KIE Dishut Kalsel
Ketua GTPP Covid-19 CLS, Ivada Chandra Sari, kemarin, membenarkan ada penjemputan warganya.
“Harapan saya warga yang ngeyel bisa sadar untuk selalu melakukan upaya pencegahan penyebaran wabah ini, jangan sampai meluas lagi,” harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/rusunawa-di-kabupaten-tanahbumbu-tanbu-kalsel-disiapkan-untuk-rs-darurat-covid-19.jpg)