Berita HSU

Petani di HSU Mulai Persiapkan Lahan dan Semai Benih

Petani di HSU mempersiapkan lahan untuk melakukan tanam di lahan pertanian rawa yang memang ditanam saat musim kemarau.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
screening shot
Panen padi di Desa Telaga Silaba 

Editor : Hari Widodo

 BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI –  Sebagian besar petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan tanam sebanyak satu kali yaitu pada musim kemarau. Hal ini karena banyaknya lahan rawa sehingga saat musim penghujan lahan pertanian digenangi oleh air dan tak bisa tanam.

 Beberapa lahan memang ada yang bisa ditanam dua kali namun tidak banyak, seperti yang disampaikan Hayati petani dari Desa Telaga Silaba Kecamatan Amuntai Selatan.

Dirinya sempat menanam pagi pada saat musim penghujan di lahan yang cukup tinggi dan tidak terendam saat  musim penghujan namun tidak banyak.

 Dan saat ini dirinya kembali mempersiapkan lahan untuk melakukan tanam di lahan pertanian rawa yang memang ditanam saat musim kemarau.

Persiapkan Lahan Tanam, Petani HSU Dapat Bantuan Benih Padi

Tak Bertani Padi, Warga Desa Purut Ini Pilih Tekuni Bunga Hias

Persiapan Pra Tanam Padi Program Serasi, Petani Jejangkit Batola Racuni Tikus Hingga 3.168 Ekor

Sebagian besar petani melakukan persiapan untuk tanam. Dengan cara membersihakan lahan pertanian dan juga menyemai benih.

 “Sekarang sedang mempersiapkan lahan untuk tanam dan juga menyemai benih sebelum dipindahkan ke lahan pertanian,” ungkapnya.

 Untuk petani di daerah rawa semakin lama musim kemarau maka semakin baik artinya waktu bagi petani untuk tanam dan juga panen lebih lama. Karena jika musim kemarau lebih singkat maka khawatir tanaman padi masih belum memasuki masa panen namun sudah terendam dikhawatirkan bisa gagal panen.

 Untuk lahan rawa juga terdapan watun satu yang saat ini sudah mulai mempersiapkan tanam, ada juga watun dua yang masih belum mulai persiapan tanam dan karena lahan masih tergenang. Petani sudah mulai mulai melakukan penyemaian.

 Penyemaian menggunakan benih yang dipersiapkan sendiri oleh petani ada juga yang mendapat bantuan benih dari pemeritah.

 Bantuan bibit yang didapat dari pemerintah adalah verietas mekongga yang merupakan bibit unggul, petani ssangat terbantu dengan adanya bantuan bibit ini karena bibit bantuan ini sangat sesuai dengan kebutuhan pera petani HSU.

Musim Tanam Tahun ini, Heriyanto Tak Sempat Tanam Padi di Lahannya

Dandim Martapura Himbau Petani di Kabupaten Banjar Tanam Padi Sebelum Kemarau

 Varietas mekongga telah bersertifikat bahwa merupakan bibit unggul dimana memiliki kelebihan masa tumbuhnya seragam, lebih tahan terhadap serangan hama penyakit dan juga panen yang cepat yaitu tiga bulan.

 Dengan masa tanam hingga panen selama tiga bulan sangat sesuai dengan daerah rawa yang memang perlu panen cepat sebelummusim penghujan tiba. Pasalnya jika musim penghujan maka lahan pertanian akan terendam air dan mengancam gagalnya panen. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved