Berita Tanahlaut

VIDEO Dana Transfer Susut Drastis, Bapenda Tala Optimalkan Pendapatan dari Ini

Pemkab Tala berupaya mengoptimalkan penggalian pendapatan asli daerah (PAD). Terutama dari pos pajak daerah.

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tak sekadar mengandalkan dana transfer dari pemerintah pusat, Pemkab Tala  berupaya mengoptimalkan penggalian pendapatan asli daerah (PAD). Terutama dari pos pajak daerah.

"Saat ini kami berupaya memaksimalkan pendapatan dari sebelas pajak daerah yang ada di Tala," ucap Kepala Bapenda Tala H Surya Arifani, Senin (15/6/2020).

Upaya keras penggalian PAD memang penting dilakukan mengingat PAD Tala juga terkoreksi sekitar 8,22 persen setelah refokusing sebagai imbas pandemi covid-19.

PAD Tala yang semula pada 2020 ditargetkan sebesar Rp 150 miliar kemudian setelah refokusing diturunkan menjadi Rp 137 miliar.

Genjot PAD di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Upaya yang Dilakukan Bependa Tala

Taat Bayar PBB P2, Wajib Pajak di Tabalong Berpeluang Dapatkan Hadiah

Bupati Tabalong Kukuhkan Tim Optimalisasi dan Yustisi Pajak Dikukuhkan

Realisasi PAD hingga akhir Mei 2020 telah terealisasi sebesar Rp 71 miliar dari target Rp 137 miliar atau 51,69 persen. Pada periode yang sama capaian 2019 yakni Rp 60 miliar.

"Jadi, kalau melihat pergerakan realisasi, ini masih dalam kondisi normal. Mudah-mudahan bulan-bulan berikutnya meningkat lagi," ucap Surya.

Pemaksimalan PAD yang dilakukan saat ini antara lain dari pajak bumi dan bangunan (PBB). Saat ini pihaknya gencar melakukan sosialisasi hingga ke perdesaan untuk penyampaian SPPT (surat pemberitahuan pajak terutang). banjarmasinpost.co.id/idda Royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved