Berita Kesehatan
Waspada Empat Penyebab Rambut Rontok, Begini Penjelasan Dr Vina
dr Vina Dwiana Spesialis Kulit RSUD Ansyari Saleh Banjarmasin menjelaskan 4 penyebab rambut rontok
Kekurangan dan kelebihan hormon kelenjar thyroid dapat menyebabkan kerontokan rambut. Pil kontrasepsi yang mengandung estrogen maupun progresteron dapat menyebabkan kerontokan rambut pada 2-3 bulan setelah penghentian pemakaian pil.
4. Kerontokan Rambut karena Siklus Alami
Karena memang siklus pergantian rambut. Jadi ada siklus kerontokan rambut (fase anagen) yang berjalan dari 2 sampai 6 tahun dan fase anagen adalah fase terpanjang dan terjadi pertumbuhan sepanjang 0.3-0.4 mm/hr dan 85 persen, jumlah rambut dalam fase ini.
Ada fase katagen berlangsung beberapa minggu sampai 2 minggu. Pada fase ini rambut akan berhenti tumbuh.
Lalu ada rambut dalam fase telogen dimana rambut terlepas lebih banyak dari normal, kerontokan berkisar 100-150 helai per hari.
Dalam keadaan stress fase rambut akan bergeser dari fase anagen jadi fase teligen, misalnya masa kehamilan, dijumpai juga pada diet rendah protein, terlalu banyak vitamin A dan adanya infeksi bakteri dan virus, pemakaian obat steroid, anti peradangan dll.
Mengatasi kerontokan dengan obat-obatan yang topikal atau dioleskan di kepala dan obat sistemik atau obat telan.
Prinsipnya adalah atasi dulu penyebabnya dan obati penyakit penyebabnya, gizi terutama protein, asam lemak essensial .
• Betulkah Memakai Topi Bisa Membuat Rambut Rontok? Ini Faktanya
Selanjutnya apakah kerontokan rambut bisa diatasi dengan herbal saja?
Kalau pemakaian obat-obatan herbal misalnya, dengan daun lidah buaya atau minyak kemiri, itu hanya sebagai perawatan pencegahan. Tetapi bila ada penyakit sebagai penyebabnya harus di beri obat dulu.
Termasuk ketombe. Penggunaan dengan berbagai minyak-minyakan. Misal, minyak kelapa, minyak jojoba, lidah buaya, minyak zaitun, minyak kemiri, minyak urang aring, teh hijau, jeruk nipis, itu untuk mengurangi ketombe saja. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/dr-vina-dwiana-spesialis-kulit-berikan-tips-aman-kenakan-masker.jpg)