Ekonomi dan Bisnis
Pasar Modal Terdampak Besar Karena Pandemi, AEI Usul Lima Langkah Ini ke Pemerintah
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) mengusul lima hal ini kepada pemerintah untuk mengatasi dampak pandemi yang besar terhadap pasar modal
Editor : Hari Widodo
BANJARMASINPOS.CO.ID, JAKARTA - Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) mendukung upaya pemerintah untuk mengatasi pandemi Covid-19 dan dampaknya.
Tim Pengkajian dan Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia, Franciscus Welirang dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pasar modal sebagai salah satu indikator perekonomian terdampak cukup besar.
Menurutnya, pandemi Covid-19 mengakibatkan penurunan nilai transaksi perdagangan harian, penurunan animo perusahaan untuk IPO, penurunan aktivitas investor asing dan institusi, serta tentunya juga penurunan kinerja fundamental emiten.
Berdasarkan data laporan keuangan emiten semester pertama tahun ini, berbagai emiten mengalami penurunan cukup berarti baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih.
• Redam Dampak Covid-19, SRO Berikan Stimulus kepada Stakeholders Pasar Modal
• Efek Covid-19, Saham Sektor ini Paling Aman di Pasar Modal
Menyikapi kondisi itu, ujar Franky, sapaan akrab Franciscus Welirang mengatakan, pihaknya telah melakukan pengamatan atas perkembangan yang terjadi.
Berdasarkan pengamatan itu, Franky mengusulkan lima hal pada pemerintah.
Pertama, pihaknya mengusulkan agar pemerintah mengambil langkah yang lebih strategis terkait dengan upaya peningkatan dan penguatan peran pasar modal untuk bisa berkontribusi lebih besar dalam mengatasi dampak bencana dalam jangka panjang.
Selain itu, AEI mengusulkan agar pemerintah memberikan perhatian dan lebih fokus pada upaya memaksimalkan segala sumber daya yang ada pada sektor pasar modal dan meningkatkan peran dan kontribusi pasar modal untuk percepatan perbaikan kinerja perekonomian nasional.
Usul ketiga adalah memperhatikan konsep bisnis pasar modal dalam industri jasa keuangan.
Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan penyempurnaan sistem koordinasi dan pengawasan yang lebih tepat antar sektor jasa keuangan dan antar kelembagaan.
Franky menambahkan, juga perlu dilakukan penataan infrastruktur hukum dan kelembagaan untuk memperkuat fungsi dan tugas masing lembaga pengawas.
"Kami juga mendukung setiap upaya pemerintah terkait dengan penguatan stablitas sistem keuangan yang sedang digagas pemerintah, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Ibu Menteri keuangan," ucap dia.
• Selain Saham, BEI KP Kalsel Turut Kenalkan Reksa Dana Melalui Gebyar Sekolah Pasar Modal
Di sisi lain, menurutnya pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi pandemi Covid-19.
"Mulai dari kebijakan pemulihan kondisi kesehatan, dampak sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta kebijakan terkait pemulihan ekonomi nasional. Asosiasi Emiten Indonesia
mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan untuk mengurangi dan meringankan dampak Covid-19 di dunia usaha, khususnya pada emiten," jelas Franky. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pasar-modal_20170107_200429.jpg)