Berita Kesehatan

Gowes Aman di Masa Pandemi, Begini Tips Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 ULM

Ada sederet hal perlu diperhatikan agar aktivitas gowes justru tidak menjadi media penularan Covid-19.

Tayang:
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
Foto ULM Untuk Bpost
Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang juga Guru Besar Fakultas Kedokteran ULM, Prof. Dr. dr. Syamsul Arifin. 

yaitu apakah aktivitas gowes melibatkan orang-orang yang rentan seperti lansia, anak-anak atau orang dengan komorbid.

6. Terkait formasi

 yaitu apakah formasi gowes dilakukan secara beriringan satu baris atau tidak.

"Hal ini menyebabkan jika ada droplet dari pesepeda depan bisa mengenai langsung ke wajah pesepeda dibelakangnya," kata Syamsul.

Terkait hal-hal tersebut, Syamsul juga memberikan sederet saran agar aktivitas gowes bersama tetap bisa meminimalkan risiko penularan Covid-19, Yakni :

1. Gowes dilakukan dalam grup kecil antara 5 atau 6 orang dan jika diikuti banyak peserta, waktu start dan finish tidak dilakukan bersama namun dipisah.

2. Menghindari aktivitas makan dan minum di tempat yang sama.

3. Tidak melalui rute yang padat atau area yang berada di zona merah penularan Covid-19.

4. Jika dilakukan beriringan, maka digunakan formasi zig-zag dan bukan garis lurus.

5. Pastikan intensitas olahraga gowes hanya di tingkat moderat dengan waktu 60 menit.

"Kecepatan dan medan disarankan yang ringan. kecepatan mengayuh maksimal 50 rpm dengan beban yang disesuaikan dengan intensitas sedang yaitu 60-80 persen denyut nadi maksimum 220-usia," kata Syamsul.

Selain itu, disarankan juga tidak mengajak serta orang-orang yang rentan kondisi kesehatannya. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved