Sport
VIDEO Atlet NPC Sepak Bola Kalsel Ini Fokus Hadapi Peparnas
Pesepakbola NPC Kalsel latihan untuk hadapi Peparnas Papua 2021 di Lapangan Porgala, Jalan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.
Penulis: Siti Bulkis | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Event ASEAN Para Games di Filipina dibatalkan, pesepakbola National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Kalimantan Selatan bersiap menghadapi event lain.
Semula, ASEAN Para Games dijadwalkan berlangsung 18 hingga 24 Januari 2020. Kemudian ditunda ke 21-27 Maret 2020. Lalu dijadwalkan ulang lagi, 3-9 Oktober 2020.
"Dan untuk sekarang tidak ada penjadwalan karena sudah dibatalkan," kata Yahya Hernanda, pesebakbola tim NPC Kalimantan Selatan kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (1/11/2020).
Kini, Yahya bersama tiga atlet NPC Kalsel yang tergabung pula dalam timnas Celebral Palcy (CP), Mahdiannur, Muhammad Ridhani, Ahmad Yusuf dan lainnya disibukan dengan mengikuti pelatihan provinsi dalam rangka persiapan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Papua 2021.
Baca juga: Tim Atletik NPC Kalsel Latihan Rutin di Lapangan JPOK ULM Banjarbaru
Baca juga: Insentif Atlet NPC Kalsel TernyataTinggal Rp 2,5 Juta, Ini Penjelasannya
Baca juga: Segini, Target Perolehan Medali Tim Renang NPC Kalsel di Peparnas
Baca juga: Kehilangan Tangan, Atlet NPC Kalsel ini Buktikan Prestasi di Cabang Atletik hingga Balap Sepeda
Diakuinya, kegiatannya saat ini hanya latihan persiapan menghadapi event tersebut. Lokasi latihan, Lapangan Porgala, Jalan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalsel.
Adapun program latihan tersebut diberikan dan dipantau pelatih Sepak Bola NPC Kalsel, Berny Munkar, dan asistennya, Roni. "Latihan-latihan menjaga kondisi fisik, jogging, sit up, back up dan lainnya," Imbuh Yahya.
Sedangkan untuk lawan tanding, menurutnya, tidak terlalu sering dan bahkan jarang. Sebab, sulit untuk mencari lawan khusus sesama difabel.
Disebutkan, laga persahabatan bersama Hafiz CS di Lapangan Porlaga adalah inisiatif darinya. "Tujuannya biar tidak bosan. Hanya latihan, tanpa sparing," pungkas lelaki yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang ASEAN Para Games di Fielda C National Sports Council, Bukit Jalil, Malaysia 2017, ini.
(Banjarmasinpost. co.id/Siti Bulkis)