Breaking News:

Pilgub Kalsel 2020

Makin Mantap Sengketakan Keputusan KPU Kalsel Soal Pilgub Kalsel di MK, Denny Sampai Tak Tidur

Cagub H Denny Indrayana siapkan materi gugatan hasil Pilgub Kalsel 2020 ke Mahkamah Konstitusi.

ISTIMEWA
Calon gubernur Kalimantan Selatan Paslon Nomor Urut 2, H Denny Indrayana. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Upaya Cagub Kalsel Paslon Nomor Urut 2 H Denny Indrayana untuk menyengketakan hasil Keputusan KPU Provinsi Kalsel atas Pilgub Kalsel Tahun 2020, semakin mantap. 

Melalui rekaman video yang diterima Banjarmasinpost.co.id,  Denny menyatakan terus mematangkan draf permohonan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan bahkan hingga membuatnya sempat tak tidur sepanjang malam.

"Ini Hari Senin 21 Desember, tadi malam memang tidak tidur semalaman menyiapkan draf permohonan atau sering dibilang gugatan sengketa hasil pemilihan Gubernur Kalsel di MK," kata Denny. 

Ia menyatakan akan segera menyampaikan permohonan sengketa tersebut ke MK pada Selasa (22/12/2020).

Menurut Denny, dalam mempersiapkan permohonan tersebut memang memerlukan waktu dan kerja keras, pasalnya ada begitu banyak bukti yang disiapkan dan dituliskan dalam permohonan.

Baca juga: Tambah Pengeluaran, Rapid Test Antigen Dinilai Beratkan Pengusaha Travel Kalsel

Baca juga: VIDEO Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Intan 2020 di Kalsel, 1.265 Personel Diturunkan

"Banyak bukti kami siapkan dan perlu waktu untuk dituliskan karena banyak yang harus disampaikan, kejadian, pelanggaran, indikasi kecurangan dan yang lainnya," kata Denny. 

Ia mengaku optimis bisa memenangkan gugatan di MK karena memiliki kedudukan hukum yang kuat dan bukti-bukti yanh diyakininya tak terbantahkan. 

Tak hanya persiapan matang, ia juga menyampaikan sederet nama tenar yang diklaimnya ikut bergabung membantunya dalam sengketa di MK nantinya. 

Termasuk, mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjodjanto, mantan Jubir KPK Febri Diansyah dan aktivis anti korupsi yang pernah bergabung dalam Indonesia Corruption Watch (ICW).

Selain itu, kata Denny, ada juga nama-nama lainnya yang sebelumnya tergabung dalam Tim Hukum yang membantu Paslon Pilpres 02 Tahun 2019, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam bersengketa di MK. 

Baca juga: VIDEO Kasus Kejahatan di Wilayah Hukum Polda Kalsel Menurun

Baca juga: Selama Setahun Jajaran Polda Kalsel Sita 643 Kg Sabu dan Ineks, Kapolda Kalsel Intruksikan Ini

Ia memperkirakan, setelah permohonan dimasukkan ke MK, sederet proses akan berlangsung hingga nantinya proses sidang hingga putusan pada pertengahan atau akhir Bulan Maret Tahun 2021.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved