Ekonomi dan Bisnis
Kepala BPS Kalsel Kaget karena Terjadi Deflasi pada Januari 2021
Tiga daerah diteliti BPS Kalteng yang secara kumulatifnya terjadi deflasi 0,17 persen, Banjarmasin, Tanjung, Kotabaru
Tayang:
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE BPS KALSEL
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan, M Edy Mahmud, saat menjelaskan inflasi dan deflasi, Senin (1/2/2021).
Masih dijelaskan dia bahwa beberapa Komoditi yang mendorong ke arah inflasi pada Januari ini di Kalsel, pertama di Banjarmasin ada nasi dengan lauk, 0,05 persen, kemudian tempe 0,04.
• Stok Bahan Pangan di Tala Kembali Stabil, Harga Cabai Bergerak Turun
• Harga Cabai Mulai Turun, Begini Ulasan Kepala Dinas Perdagangan Kalsel
"Tempe ini seingat saya ada masalah karena kedelai. Cabai rawit juga demikian karena harganya sampai Rp 120.000 per kilogram," kata dia.
Karakterisitik inflasi di Banjarmasin itu juga hampir sama seperti inflasi di Tanjung dan Kotabaru, yakni yang mempengaruhi adalah cabai rawit, tempe, kacangan panjang dan sejenisnya yang sebabkan inflasi.
(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kepala-bps-kalsel-m-edy-mahmud-menjelaskan-inflasi-dan-deflasi-senin-01022021.jpg)