Kabupaten Tanahbumbu
VIDEO Dua Gorong-gorong Jalan Dharma Praja Kabupaten Tanbu Ambruk
Perbaikan gorong-gorong hancur direncanakan diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabaupaten Tanbu setelah lelang proyek pada Maret 2021
Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Dua gorong-gorong jebol, tak jauh dari eks Kantor Pengadilan Negeri, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan.
Akibatnya jalur satu arah di Jalan Dharma Praja dari arah Pagatan menuju perkantoran Pemerintahan Kabupaten Tanbu tersebut tak bisa dilintasi. Arus lalu lintas terpaksa dilalihkan.
Kondisik demikian membuat pengendara merasa cukup terganggu. Selain itu, banyak ruasnya yang rusak, berlubang.
"Kami sebagai pengendara berharap agar jalan itu segera diperbaiki, sehingga tidak menggunakan jalur sebelahnya dari arah perkantoran menuju arah Pagatan," kata Sahrul kepada Banjarmasinpost.co.id.
Baca juga: Terbatas SDM dan Peralatan, Donor Plasma Konvalesen Belum Bisa Dilaksanakan di Tanbu
Baca juga: Aksinya Membobol Kios Ponsel Terekam CCTV, Dua Pencuri HP di Tanbu Diringkus Polisi
Dia juga berharap, selain jalan yang ditutup, sepanjang jalan sisi kanan dan kiri itu, juga banyak bagian yang rusak parah sehingga cukup membahayakan.
Selain yang ditutup, masih banyak titik yang rusak parah. Kami berharap segera diperbaiki demi keselamatan pengendara," katanya.
Hal serupa juga diungkapkan, pengendara lainnya, Ullah, mengaku harus berhati-hati saat melintas khususnya saat malam.
"Malamkan agak sepi, jadi rata-rata pengendara melaju kencang. Kalau tidak tahu ada lubang, bisa oleng," katanya.
Baca juga: Narkoba Kalsel, Sabu dan Ratusan Ekstasi yang Disita Polres Tanbu Bernilai Rp 1 Miliar lebih
Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi di Tanbu, Kadis PMD Bantah Intruksikan Desa Anggarkan Pembelian Kursi Tunggu
Dia berharap agar pemerintah daerah segera melakukan perbaikan dan memperbaiki jembatan gorong-gorong yang ambruk itu.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanbu, H Ansyari Firdaus, saat dikonfirmasi tak membantah kondisi tersebut.
"Iya, sudah sepekan kami tutup karena jalannya sudah tak layak untuk dilintasi, untuk menghindari kecelakaan lalu lintas," katanya.
Terkait kerusakan jalan dan ambruknya gorong-gorong jembatan tersebut, menjadi perhatian khusus yang menjadi prioritas.
Baca juga: Gas Elpiji Langka, Polres Tanbu Turunkan Unit Tipiter ke Lapangan
Baca juga: Ketua DPRD Tanbu Persilakan Jaksa Memproses Bila Ada Pelanggaran di Kasus HUT Kabupaten
"Ini jadi prioritas kami. Dan sudah kami bahas untuk dua item itu, yakni jembatan dan perbaikan jalan. Jembatan ini anggaran yang tersedia lebih kurang Rp 600 juta," ujar H Daus, sapaannya.
Selanjutnya, saat ini sedang koordinasi dan persiapan untuk lelang pembangunan dua item tersebut.
Jalan dan gorong-gorong itu juga sudah berumur lama, sejak 2007 lalu. Dan kelas jalan Kabupaten ini hanya kelas IIIB, beda dengan jalan nasional.
"Perkiraan, Maret nanti sudah mulai lelang dan bila sudah ada pemenangnya akan mulai dikerjakan," tandasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)