Berita HSS

VIDEO Bupati HSS H Achmad Fikry dan Wartawan Terima Vaksin Covid-19

Vaksinasi terhadap Bupati H Achmad Fikry, istri, pejabat dan wartawan berlangsung di halaman Kantor Bupati HSS, Kota Kandangan, Kabupaten HSS, Kalsel.

Tayang:
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.OD, KANDANGAN - Unsur forkopimda Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, telah melaksanakan vaksin Covid-19 perdana pada 2 Februari 2021.

Kini, giliran Bupati HSS H Achmad Fikry yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Bupati mendapat vaksin untuk kelompok usia di atas 60 tahun.

Pelaksanaan vaksinasi ini di pusatkan di halaman Kantor Bupati HSS, Kota Kandangan, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan.

Selain Bupati HSS, Ketua TP PKK Hulu Sungai Selatan, Isnaniah A Fikry juga divaksin.

Baca juga: Kepala Polres HSS Imbau 2 Napi Rutan Kandangan yang Kabur Supaya Menyerahkan Diri

Keduanya menjadi orang yang pertama menjalani vaksinasi. Selanjutnya diikuti para Kepala OPD di lingkungan Pemkab HSS, anggota MUI dan wartawan.

Bupati HSS H Achmad Fikry, mengatakan, tak ada yang perlu ditakutkan dalam hal vaksinasi.

Ia bahkan mengaku siap divaksin pada tahap pertama Februari lalu. Namun saat itu kelompok usia 60 tahun belum direkomendasikan untuk divaksin. Karena itu, ia mendapat vaksinasi pada tahap kedua ini.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar segera mengikuti vaksin jika sudah dijadwalkan. Menurutnya, ini merupakan usaha untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Sebanyak 15 Orang Tak Lanjutkan Program Rehab pada 2020 di BNN Kabupaten HSS

Baca juga: Tahanan Rutan Kandangan Kabupaten HSS Kalsel Kabur, Sopir di Terminal Lihat Orang Berlarian

Ia juga berharap dengan vaksinasi ini tidak ada lagi penyebaran virus dari orang lain ke orang lainnya. Maupun sebaliknya.

"Kami berharap semua ASN hari ini, para pejabat hingga sampai giliran ASN yang lain silakan untuk divaksin. Jangan khawatir karena akan ada proses screening terlebih dulu. Jika tidak memenuhi syarat, maka tidak akan divaksin," bebernya.

Seperti halnya anggota Jurnalis Forwah HSS, Amutz, gagal mendapat vaksin karena tidak lolos screening. Ternyata, tensi darahnya cukup tinggi dan tidak direkomendasikan untuk divaksin.

Selain itu, ia juga memiliki penyakit bawaan. Karena itu, vaksinasi ditunda hingga ia mendapat rekomendasi dari dokter.

Baca juga: Travel di Kabupaten HSS Gunakan Layanan Eazy Passport dari Imigrasi Banjarmasin

"Saya harus medical check up dulu karena ada bawaan jantung. Kalau kata dokter bisa divaksin, maka saya akan divaksin," bebernya.

Anggota Jurnalis Forwah HSS, Sofan, mengatakan, ada tujuh anggota Forwah yang sudah divaksin dari berbagai media yang ada di Kalimantan Selatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved