Breaking News:

Berita Kalsel

Ditlantas Polda Kalsel Siapkan Pelayanan SIM, STNK dan BPKB Secara Daring, Begini Persiapannya

Ditlantas Polda Kalsel siapkan rencana penerapan layanan pembuatan SIM, STNK dan BPKB secara daring dukung program Kapolri.

banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selain sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE), penerapan teknologi informasi lainnya juga menjadi perhatian Kapolri.

Termasuk di antaranya terkait rencana penerapan layanan pembuatan surat izin mengemudi (SIM), surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan bukti pemilik kendaraan bermotor (BPKB) secara daring.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo mengatakan, hal teknis dan mendetail terkait rencana penerapan layanan daring tersebut masih terus dikoordinasikan dengan Korlantas Polri.

Sejumlah layanan maupun pengelolaan basis data yang sudah secara digital dan terkoneksi di Ditlantas Polda Kalsel selama ini di kata Kombes Pol Maesa terus dioptimalkan mendukung program Kapolri tersebut.

Baca juga: Korem 101 Antasari Siapkan 1.100 Personel untuk Penanganan Karhutla di Wilayah Kalsel

Baca juga: Narkoba Kalsel, Warga Kuin Cerucuk Digiring ke Polres Banjarbaru karena Sabu dan Ineks

Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru: Sembuh 27 Pasien, Positif Bertambah 26 Orang

"Untuk online ini nanti dipusatkan melalui aplikasi dari Korlantas. Termasuk Samsat Digital Nasional (SIGNAL) itu nanti akan disinergikan supaya database selaras seluruhnya," kata Dirtlantas.

Selama ini, beberapa jenis data yang dikelola Ditlantas Polda Kalsel termasuk terkait SIM, STNK maupun BPKB memang sudah terintegrasi dalam bentuk digital pula.

Dirlantas melalui Kasubdit Regident, AKBP M Junaidi Joni juga sebelumnya menyatakan, pengelolaan data secara digital tersebut juga krusial dalam mendukung pelaksanaan E-TLE.

Dimana data-data tersebut kata AKBP Junaidi karena sudah dikelola dalam bentuk basis data online maka dapat diintegrasikan langsung dengan alur penindakan sistem tilang elektronik.

Setelah didapati dan dikonfirmasi terjadi pelanggaran lalu lintas melalui sistem E-TLE, maka otomatis data-data lengkap baik terkait kendaraan yang melanggar lalu lintas maupun pemilik kendaraan tersebut dapat dengan mudah diakses untuk dilakukan proses lebih lanjut.

(banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved