SKB 4 Menteri

Mendikbud Nadiem Makarim: Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Sejak SKB 4 Menteri Terbit

PTM diterapkan sekarang. Ini berlaku bagi sekolah-sekolah atau satuan pendidikan yang guru atau pendidiknya telah selesai vaksinasi covid-19

ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.Mendikbud Nadiem Makarim: Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Sejak SKB 4 Menteri Terbit 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendukbid) Nadiem Makarim menegaskan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM) diterapkan mulai hari ini atau sejak Surat Keputusan Bersama ( SKB) 4 Menteri terbit.

Namun ini berlaku bagi sekolah-sekolah atau satuan pendidikan yang guru atau pendidiknya telah selesai vaksinasi covid-19.

“PTM diberlakukan mulai dari kebijakan ini keluar, yakni hari ini. Jadi bagi sekolah-sekolah yang gurunya sudah selesai divaksinasi bisa langsung memulai program PTM terbatas,” kata Nadiem Makarim saat menjawab pertanyaan wartawan dalam live streaming youtube Kemendikbud RI, Selasa (30/3/2021) siang.

Menurut Nadiem, PTM ditargetkan bisa diterapkan secara menyeluruh mulai tahun ajaran baru Juli 2021 nanti.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Mulai Juli 2021, Dilakukan Terbatas

Baca juga: Kuota Belajar Gratis di Depan Mata, Mendikbud Nadiem Minta Sekolah Aktif Data Siswa

Namun, untuk menuju kesana proses penerapan PTM harus segera dilakukan oleh sekolah-sekolah yang sudah memenuhi syarat vaksinasi tadi.

Sementara itu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksinasi guru sudah dimulai sejak awal Maret 2021, namun masih belum optimal.

Oleh sebab itu, pihaknya berusaha bekerja sama dengan satuan pendidikan agar bisa mendatangkan guru-gurunya sekaligus untuk vaksinasi.

Mendikbud Nadiem Makarim saat memberikan penjelasan tentang panduan PTM Terbatas, sesuai SKB 4 Menteri.
Mendikbud Nadiem Makarim saat memberikan penjelasan tentang panduan PTM Terbatas, sesuai SKB 4 Menteri. (Tangkapan Layar Youtube Kemendikbud RI)

Sedangkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menyatakan mendukung PTM diberlakukan, tetap mengingatkan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dalam pelaksanaanya.

Mendagri bahkan mengizinkan pemerintah daerah untuk menggunakan APBD, belanja tidak terduga dan anggaran penanggulangan covid-19 untuk mendukung PTM secara bertahap dan hati-hati.

“Kita berharap semua tahapan bisa dilakukan dengan baik. Semua daerah bisa melakukan dengan baik dan tepat, dengan harapan PTM bisa dilakukan secara menyeluruh pada waktunya nanti,” ujarnya.

Seperti diberitakan, pemerintah akhirnya memutuskan mulai menerapkan pembelajaran tatap muka ( PTM) alias offline secara terbatas di seluruh jenjang pendidikan. Sejumlah aturan untuk menjadi panduan PTM terbatas ini pun disosialisasikan.

Aturan ini berlaku setelah seluruh pendidik dan tenaga kependidikan selesai divaksin covid-19. Paling lambat mulai tahun ajaran baru Juli 2021 nanti.

Hal itu menjadi keputusan bersama empat menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Agama Yaqut Cholil Coumas,

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 20219 (Covid-19).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved