Breaking News:

Imam Nahrawi

Imam Nahrawi Dijebloskan ke Sukamiskin, MA Tolak Kasasi Mantan Menpora

Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Selasa (6/4/2021). MA Tolak kasasi Imam Nahrawi

(KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meninggalkan Gedung Merah Putih KPK setelah diperiksa sebagai tersangka kasus dana hibah Kemenpora kepada KONI Tahun Anggaran 2018, Jumat (27/9/2019). 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Imam Nahrawi akhirnya dijebloskan ke Lapas Sukamiskin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga itu dieksekusi Jaksa Eksekusi KPK Rusdi Amin dan Josep Wisnu Sigit, Selasa (6/4/2021).

Tak hanya dimasukkan ke penjara, Imam Nahrawi juga dihukum membayar denda dan kerugian negara akibat tindakannya melakukan korupsi saat masih menjabat.

Adapun eksekusi itu sebagai pelaksanaan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor : 485 K/ Pid.Sus/2021 tanggal 15 Maret 2021 Jo Putusan PN Tipikor pada PT DKI Jakarta Nomor : 30/PID.SUS-TPK/2020/PT DKI. JKT tanggal 8 Oktober 2020 Jo Putusan PN Tipikor pada PN Jakarta Pusat Nomor : 9/Pid.Sus/TPK/2020/PN. Jkt.Pst tanggal 29 Juni 2020.

Baca juga: Komisi I DPRD Banjarbaru Minta Ruang Isolasi Covid-19 di Kelurahan Diaktifkan

Baca juga: Kondisi Bulu Mata Nagita Slavina Disentil Zaskia Sungkar, Terjadi Saat Temui Anak Irwansyah

"Dengan cara memasukkan terpidana Imam Nahrawi ke Lembaga Pemasyarakatan Klas IA Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama 7 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (7/4/2021).

Imam Nahrawi merupakan terpidana dalam kasus suap pengurusan proposal dana hibah Kemenpora ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (tengah) mengenakan rompi orange usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, Jumat, (27/9/2019). Imam Nahrawi ditahan KPK dalam kasus dugaan suap dana hibah dari pemerintah terhadap KONI melalui Kemenpora.
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (tengah) mengenakan rompi orange usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Jakarta, Jumat, (27/9/2019). Imam Nahrawi ditahan KPK dalam kasus dugaan suap dana hibah dari pemerintah terhadap KONI melalui Kemenpora. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc)

"Sebelumnya terpidana telah diputus dan dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Ali.

Ali mengatakan Imam Nahrawi juga diwajibkan membayar denda sejumlah Rp 400 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Selain itu, Imam juga dijatuhi pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp19.154.203.882, yang mana apabila uang pengganti tersebut tidak dibayar paling lama 1 bulan setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Halaman
12
Editor: Anjar Wulandari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved