BTalk
B-Talk: Setahun Pimpin PN Tanjung, Wisnu Widiastuti Bikin Layanan Jadi Ramah dan Humanis
Perubahan dilakukan Wisnu Widiastuti menjadikan PN Tanjung lembaga yang ramah dan humanis, tak hanya bagi masyarakat biasa tapi juga difabel
Penulis: Dony Usman | Editor: Royan Naimi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berbagai terobosan dan inovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi saat ini dilakukan Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Terobosan ini sangat terasa dalam setahun terakhir semenjak PN Tanjung dipimpin seorang hakim perempuan, Dr Wisnu Widiastuti SH MHum.
Hal ini sebagai komitmen untuk mewujudkan transparansi kinerja dan ingin benar-benar menjadi instansi yang dekat bagi semua kalangan.
Baca juga: BTalk, Warga Kalsel Supaya Bijak Pilih Kontrasepsi di Masa Pandemi
Baca juga: BTalk, Cita-cita Panitia Penuntut Kabupaten Balangan Setelah 18 Tahun Pisah dari Kabupaten HSU
Baca juga: Btalk, Perlu Kerjasama Membuat Jadwal Pendampingan Anak selama Ramadhan
Sesuai dengan moto dari PN Tanjung "HARAT“, yaitu Humanis, Akuntabel, Responsif, Adil dan Transparan.
Perubahan yang dilakukan kini menjadikan PN Tanjung sebagai lembaga yang ramah dan humanis, tak hanya bagi masyarakat biasa tapi juga kalangan difabel.
Tak heran dengan inovasi ini juga menjadikan PN Tanjung sebaga wakil Kalsel dalam lomba Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tingkat nasional untuk pengadilan kelas II.
Berikut perbincangan Jurnalis Banjarmasin Post Kurniawan dengan Ketua PN Tanjung, Dr Wisnu Widiastuti SH MHum, dalam program BTalk Banjarmasin Post Bicara Apa Saja, Senin (19/4/2021) sore.
BPost: Selama setahun menjabat sebagai Ketua PN Tanjung, secara umum inovasi apa saja yang telah dilakukan?
Wisnu Widiastuti : Untuk inovasi di PN Tanjung ada yang berbasis informasi teknologi (IT) dan yang juga inovasi dalam pelayanan yang tidak berbasis informasi teknologi.
Inovasi berbasis IT ini dalam bentuk dibuatnya aplikasi. Aplikasi ini ada dua jenis, pertama yang memang harus diterapkan dari Mahkamah Agung sebanyak 4 aplikasi dan yang kita buat sendiri ada sekitar 20 aplikasi layanan berbasis IT.
Ini berkat kreativitas teman-teman di PN Tanjung yang berinovasi agar dalam masa pandemi ini meminimalkan bertemunya pengguna layanan dengan petugas kami dan juga mempercepat, membuat biaya lebih ringan serta lebih praktis.
Dari semua aplikasi yang kita punyai, kita punya satu aplikasi lagi yang membuat semua aplikasi itu terintegrasi di dalamnya dan bisa diunduh masyarakat melalui playstore di Hp android, nama aplikasinya SIAP PN Tanjung.
Selain aplikasi bagi masyarakat, juga sudah ada aplikasi yang khusus digunakan secara internal untuk kerjakan tugas-tugas administrasi kantor.
Aplikasi yang dibuat juga ada yang berfungsi sebagai tempat masyarakat menyampaikan keluhan dan memberikan masukan terhadap semua hal terkait layanan maupun hal lainnya.
BPost: Bagaimana sosialisasi yang dilakukan terhadap semua aplikasi layanan bagi masyarakat itu?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ketua-pn-tanjung-dr-wisnu-widiastuti-sh-mhum-2.jpg)