Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

PSU Pilgub Kalsel, Bawaslu Kabupaten Banjar Teliti Daftar Pemilih

Jajaran Bawaslu Kabupaten Banjar singkirkan nama pemilih PSU Pilgub Kalsel yang telah meninggal, jadi anggota Polri TNI, data nama dan alamat ganda.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Hairul Falah, Komisioner Bawaslu Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banjar  meneliti pemilih berstatus tidak memenuhi syarat (TMS).

Caranya, melakukan penelusuran dokumen daftar pemilih tetap yang menjadi acuan Kelompok Panitia  Pemungutan Suara (KPPS).

Hal ini dilakukan sebelum pelaksanaan pemungutan suara ulang pemilihan gubernur dan wakil gubernur ( PSU Pilgub Kalsel ) pada 9 Juni 2021.

Pelaksanaan ini merupakan putusan dalam sidang Mahkamah Konstitusi RI, yaitu di satu kecamatan di Kota Banjarmasin, lima kecamatan di Kabupaten Banjar dan juga satu kecamatan di Kabupaten Tapin.

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel, Bawaslu Kaji Spanduk yang Dipasang Tim Paslon

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel, KPU Pastikan DPT Meninggal Tak Diberi Undangan

Untuk di lima kecamatan di Kabupaten Banjar, yaitu di Martapura, Astambul, Mataraman, Sambung Makmur dan Aluhaluh.

Sementara itu, hanya yang ada nama dan identitas pemilih di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Pindahan (DPPh) yang memenuhi syarat (MS) memilik hak suara.

Pencermatan wajib dilaksanakan untuk menentukan pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS), yaitu meninggal dunia, alih status menjadi TNI dan Polri, serta data nama dan alamat yang ganda.

Anggota Bawaslu Banjar selaku Koordinator Divisi Pengawasan, yakni Hairul Falah, mengaku sudah menerima salinan DPT.

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel, Bawaslu Tapin Temukan 40 Orang Meninggal Masuk Daftar Pemilih

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel, Bawaslu Banjar Temukan Indikasi Pelanggaran di Rekrutmen KPPS

Selanjutnya, melakukan penelusuran bersama pengawas desa dan PPS melakukan pencermatan pemilih yang TMS.

"Jajaran kami masih bekerja. Setelah saya menerima lampiran dari Pengawas Kecamatan, hasilnya akan saya sampaikan," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved