Breaking News:

Berita Kalteng

Data BPS, Ekspor Bahan Mineral Kalteng Naik 12,42 Persen Selama April 2021

Ekspor andalan Kalteng menurut BPS, masih batu bara, emas dan minyak kelapa sawit atau CPO selama April 2021 dengan tujuan Jepang, Singapura, Cina.

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Kapal pengangkut bijih besi berlayar di Sungai Mentaya, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Ekspor minyak kelapa sawit (CPO) dan batu bara masih menjadi andalan Pemerintah Provinsi di Kalimantan Tengah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, ekspor bahan mineral pada April 2021 senilai US$ 245,71 juta. Naik 12,42 persen dibanding Maret 2021. Sedangkan impor turun 77,17persen menjadi US$ 2,50 juta.

Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, mengungkapkan, nilai ekspor pada April 2021 mencapai US$245,71 juta.

Naik 12,42 persen dibanding ekspor Maret  2021 dan naik 40,57 persen dibanding April 2020.

Baca juga: SYARAT Terbaru Naik Pesawat Lion Air Group, Kalbar dan Kalteng Ada Aturan Uji Kesehatan Khusus

Baca juga: Baru Enam Kabupaten di Kalteng Terbentuk Gugus Tugas Reforma Agraria

"Hingga saat ini sejumlah bahan mineral yang jadi andalan ekspor Kalteng masih batu bara, emas dan minyak kelapa sawit atau CPO selama April 2021," ujarnya.

Dia juga menjelaskan,  Jepang, Singapura, dan Cina masih merupakan menjadi negara tujuan utama ekspor  selama April 2021.

"Secara kumulatif, nilai ekspor Kalimantan Tengah naik sebesar 28,38 persen, dari US$ 711,54 juta Januari hingga  April 2020  dan menjadi US$ 913,45 juta pada Bulan Januari hingga April 2021," ujarnya.

Sedangkan nilai impor Kalimantan Tengah selama April 2021 mencapai US$ 2,50 juta. Turun 77,17 persen dibanding Maret 2021, akan tetapi naik 15,21 persen bila dibanding April 2020.

Baca juga: Test Swab Secara Acak, Tim Satgas Palangkaraya Temukan 12 Orang Positif Covid-19

Baca juga: Remaja di Bawah Umur di Palangkaraya Mabuk Lakukan Kekerasan hingga Tusuk Ibu Hamil

Secara kumulatif, nilai impor naik sebesar 72,04 persen dari US$ 9,87 juta pada Januari hingga April 2020,  menjadi US$ 16,98 juta pada Januari–April 2021.

"Neraca perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah mengalami surplus sebesar US$ 243,21 juta pada April 2021 dan US$ 896,47 juta pada periode Januari–April 2021," sebutnya

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved