Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Resmi Denny Indrayana Kembali Gugat Hasil PSU Pilgub Kalsel 2020 ke MK

Resmi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel Denny Indrayana dan Difriadi (H2D) mengajukan gugatan hasil PSU Pilgub Kalsel ke MK

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
Tim Hukum H2D untuk BPost
Denny Indrayana telah mendaftar kembali menyampaikan gugatan hasil PSU Pilgub Kalsel ke MK, Senin (21/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Resmi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel Denny Indrayana dan Difriadi (H2D) mengajukan gugatan hasil PSU Pilgub Kalsel  ke Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (21/6/2021) pukul 14.14 WIB.

Sesuai ketentuan yang diatur dalam UU Pilkada dan Peraturan Mahkamah Konstitusi, bahwa jangka waktu mengajukan permohonan adalah 3 hari kerja sejak keputusan KPU Provinsi diterbitkan pada hari Kamis, 17 Juni 2021.

Artinya, hari Senin ini adalah batas waktu untuk permohonan didaftarkan MK. Setelah mengajukan permohonan awal, H2D diberikan hak untuk mengajukan perbaikan permohonan paling lambat 3 hari kerja, yaitu hingga Rabu, 23 Juni 2021.

Oleh sebab itu, 2 hari ke depan, H2D dan kuasanya memastikan akan ada perbaikan permohonan yang disampaikan ke Mahkamah Konstitusi.

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel, KPU Siapkan Bukti Jika Denny Indrayana Maju ke Mahkamah Konstitusi

Baca juga: Tim Hukum H2D Gugat Hasil PSU Pilgub kalsel 2020 ke MK, Paling Lambat Senin

Baca juga: Rapat Pleno KPU di Banjarmasin, BirinMu Unggul di PSU Pilgub Kalsel 2020

Didampingi 31 kuasa hukum, di antaranya para advokat diantaranya Bambang Wdjojanto, Heru Widodo, Febri Diansyah, dan Donal Fariz, Denny Indrayana tampak percaya diri bahwa perjuangannya di MK akan berbuah kemenangan manis.

Pada gugatan kali ini, H2D bersepakat untuk tidak meminta Pemungutan Suara Ulang (PSU) lagi, tapi langsung memohon pembatalan Paslon 1 Sahbirin-Muhidin sebagai kontestan pemilu, dan menetapkan Paslon 2 H2D sebagai pemenang terpilih Pilgub Kalsel.

Gugatan ke MK ini, terang Denny menegaskan, jika H2D tidak melakukan negosiasi di balik layar.

"Tidak ada negosiasi, tidak ada transaksi, yang ada hanyalah perjuangan sekuat tenaga atas mandat rakyat yang kami emban, serta ikhtiar terus tanpa henti untuk mendapatkan keadilan pemilu yang LUBER, JURDIL, dan demokratis, tanpa politik uang," tegas Denny Indrayana.

Baca juga: Rekapitulasi Hasil PSU Pilgub Kalsel 2020 di Banjarmasin, BirinMu Berbalik Ungguli Denny Indrayana

Jubir tim hukum H2D, Zamrony saat dikonfirmasi terkait dalil pengajuan ke MK mengatakan salah satunya adalah karena politik uang.

"Salah satunya karena itu," ujarnya.

Sementara saat ditanya dalil lain, Zamrony belum menjawab. (banjarmasinpost.co.id/milna sari)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved