CPNS 2021
Info CPNS Kemenag 2021: Dibuka 1.361 Formasi Berikut Rincian dan Tata Cara Daftar
Informasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 instansi Kementerian Agama (Kemenag) RI.Dibutuhkan 1.361 formasi di seluruh Indonesia.
Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
BANJARMASINPOST.CO.ID - Informasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 instansi Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Pada rekrutmen CPNS Kemenag 2021, dibutuhkan 1.361 formasi di seluruh Indonesia.
Sebelumnya diketahui, seleksi CPNS dan PPPK 2021 telah dimulai pada 30 Juni 2021.
Sejumlah instansi pusat telah merilis kebutuhan formasi pada rekrutmen CPNS dan PPPK 2021, di antaranya Kemenag RI.
Baca juga: Daftar Formasi CPNS 2021 : Simak Seleksi di Berbagai Instansi, Terbuka untuk Lulusan SMA hingga S1
Baca juga: DAFTAR Formasi CPNS 2021 BIN untuk Lulusan SMA Hingga S2, Dilengkapi Contoh Surat Lamaran
Inilah daftar formasi CPNS Kemenag RI pada seleksi CPNS 2021.
Kemenag RI menjadi instansi pusat yang ikut membuka lowongan pada seleksi CPNS 2021.
Kemenag RI telah mengumumkan pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021.
Dilansir dari situs casn.kemenag.go.id, tahun ini Kemenag mengalokasikan sebanyak 1.361 formasi untuk CPNS 2021.
Jumlah tersebut terdiri dari 1.193 formasi untuk umum, 137 lulusan terbaik, 28 penyandang disabilitas, dan 3 formasi untuk putra/putri Papua/Papua Barat.
Baca juga: Seleksi CPNS Kalsel, Ratusan Pendaftar Pegawai di Balangan Sudah Submit Data
Pendaftaran CPNS Kemenag sudah dapat dilakukan hingga 21 Juli 2021 secara online melalui laman SSCASN, sscasn.bkn.go.id.
*Formasi yang dibutuhkan
Dari 1.361 formasi, ada beberapa jabatan dengan jumlah alokasi formasi terbanyak. Berikut 15 jabatan dengan formasi terbanyak di lingkungan Kemenag.
1. Ahli Pertama-Pranata Komputer, jumlah formasi 80
Kualifikasi pendidikan: S1 Teknik Informatika/S1 Teknologi Informasi/S1 Sistem Informasi/S1 Ilmu Komputer/S1 Teknik Komputer/S1 Rekayasa Perangkat Lunak
2. Ahli Pertama-Penghulu, jumlah formasi 182
Kualifikasi pendidikan: A1 Akhwal Syakhshiyah/S1 Pebandingan Madzhab/S1 Ilmu Alquran dan Tafsir/S1 Pengembangan Masyarakat Islam
3. Ahli Pertama-Penyuluh Agama Islam, jumlah formasi 111
Kualifikasi pendidikan: S1 Sejarah Peradaban Islam/S1 Studi Agama/S1 Aqidah dan Filsafat Islam/S1 Ilmu Alquran dan Tafsir/S1 Ilmu Hadits/S1 Ilmu Tasawuf/S1 Hukum Ekonomi Syariah/S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam/S1 Bimbingan dan Penyuluhan Islam/S1 Manajemen Dakwah/S1 Pengembangan Masyarakat Islam/S1 Kesejahteraan Sosial.
Baca juga: Pendaftaran CPNS Kalsel dan PPPK 2021, BKPP Kabupaten Tabalong Siapkan Dua Tempat Tes
4. Asisten Ahli-Dosen Psikologi, jumlah formasi 12
Kualifikasi pendidikan: S2 Psikologi.
5. Penata Laporan Keuangan, jumlah formasi 19
Kualifikasi pendidikan: S1 Ekonomi/S1 Ekonomi Syariah/S1 Akuntansi/S1 Akuntansi Syariah/S1 Manajemen/S1 Manajemen Keuangan Syariah/S1 Perbankan Syariah/S1 Ekonomi Islam
6. Ahli Pertama-Perencana, jumlah formasi 17
Kualifikasi Pendidikan: S1 Manajemen/S1 Akuntansi/S1 Akuntansi Syariah/S1 Pebankan Syariah/S1 Ekonomi Syariah/S1 Ekonomi/S1 Ekonomi Manajemen
7. Ahli Pertama Pranata Laboratorium Pendidikan, jumlah formasi 17
Kualifikasi pendidikan: S1 Pendidikan Matematika/S1 Matematika
Baca juga: Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021, Sudah 63 CPNS dan Satu PPPK Non Guru Melamar di HSS
8. Penyusun Laporan Keuangan, jumlah formasi 36
Kualifikasi pendidikan: S1 Ekonomi/S1 Ekonomi Syariah/S1 Akuntansi/S1 Akuntansi Syariah/S1 Manajemen/S1 Manajemen Keuangan Syariah/S1 Perbankan Syariah/S1 Ekonomi Syariah.
9. Ahli Pertama-Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, jumlah formasi 20
Kualifikasi pendidikan: S1 Akuntansi/S1 Akuntansi Syariah/S1 Teknik Sipil/S1 Hukum/S1 Ilmu Hukum/S1 hukum Ekonomi Syariah/S1 Hukum Tata Negara/S1 Ekonomi/S1 Ekonomi Islam/S1 Ekonomi Syariah/S1 Manajemen/S1 Ekonomi Pembangunan
10. Ahli Pertama-Analis Hukum, jumlah formasi 12
Kualifikasi pendidikan: S1 Hukum/S1 Ilmu Hukum/S1 Hukum Pidana Islam (Jinayah)/S1 Hukum Tata Negara
11. Ahli Pertama-Analis Sumber Daya Manusia Aparatur, jumlah formasi 10
Kualifikasi pendidikan: S1 Manajemen/S1 Administrasi Publik/S1 Administrasi Negara/S1 Ilmu Pemerintahan/S1 Hukum Tata Negara
12. Ahli Pertama-Auditor, jumlah formasi 10
Kualifikasi pendidikan: S1 Teknik Sipil/S1 Teknik Informatika/S1 Teknik Komputer/S1 Akuntansi/S1 Akuntansi Syariah/S1 Manajemen/S1 Ilmu Politik/S1 Pendidikan Agama Islam/S1 Pendidikan Bahasa Inggris/S1 Pendidikan Bahasa Indonesia/S1 Pendidikan Bahasa Arab/S1 Ilmu Hukum/S1 Ilmu Al-Quran dan Tafsir/S1 Ilmu Hadits/S1 Muamalat/S1 Hukum Pidana (Jinayah)/S1 Hukum Tata Negara (Siyasah)/S1 Manajemen Dakwah/S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam/S1 Hukum/S1 Hukum Keluarga (Akhwal Syaksiyah)/S1 Hukum Keluarga Islam (Akhwal Syaksiyah)/S1 Sistem Informasi.
Baca juga: Persaingan CPNS BKKBN 2021 Paling Ketat, Inilah Intansi Paling Banyak Pelamar, Termasuk Kemenkumham
13. Ahli Pertama-Penyuluh Agama Katolik, jumlah formasi 15
Kualifikasi pendidikan: S1 Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik/S1 Pendidikan Keagamaan Katolik/S1 Pelayanan Pastoral/S1 Teologi (Katolik)/S1 Filsafat (Katolik).
14. Ahli Pertama-Penyuluh Agama Kristen, jumlah formasi 19
Kualifikasi pendidikan: S1 Pendidikan Agama Kristen/S1 Teologi (Kristen).
15. Ahli Pertama-Pranata Hubungan Masyarakat, jumlah formasi 10
Kualifikasi pendidikan: S1 Ilmu Komunikasi/S1 Jurnalistik/S1 Broadcasting/S1 Komunikasi/S1 Manajemen Komunikasi/S1 Hubungan Masyarakat/S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam/S1 Manajemen Dakwah
*Tata cara pendaftaran dan dokumen persyaratan
Apabila Anda ingin mendaftar sebagai peserta CPNS 2021 Kemenag, langkah awal yakni pembuatan akun SSCN
1. Pelamar wajib melakukan pendaftaran secara online melalui laman https://sscasn.bkn.go.id dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan mulai tanggal 7 Juli sampai 21 Juli 2021.
2. Pada saat pendaftaran secara online melalui laman sscasn, pelamar wajib mengisi NIK pelamar, NIK kepala keluarga yang tertera pada KK, alamat email aktif, membuat password, dan membuat jawaban pengaman, serta mengunggah beberapa dokumen.
Selanjutnya, pelamar memilih formasi yang diinginkan
1. Setelah proses pembuatan akun, pelamar kembali log in ke laman di atas,dan memilih instansi, jenis kebutuhan dan jabatan sesuai pendidikan, serta melengkapi data dan formulit yang tersedia dan wajib mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, jika sudah lengkap pelamar dapat mencetak Kartu Pendaftaran SSCASN 2021.
2. Pelamar hanya boleh memilih satu pilihan jabatan dan kebutuhan, jika terdapat kesalahan dalam pemilihan jabatan dan kebutuhan, maka menjadi tanggung jawab dari pelamar sendiri, panitia tidak dapat mengubahnya.
*Persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh pelamar CPNS:
-Warga negara Indonesia (WNI) Berusia minimal 18 dan maksimal 35 tahun saat mendaftar
-Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun dan lebih
-Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan hormat sebagai PNS/prajurit TNI/ Kepolisian Negara RI
-Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta
-Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI atau anggota Kepolisian Negara RI
-Tidak menjadi anggota atau pengurus parpol atau terlibat politik praktis
-Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan
-Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar
-Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah
-Persyaratan lain sesuai kebutuhan setiap instansi yang dilamar.
Terkait jadwal seleksi CASN 2021 seleksi akan dilakukan hanya dalam tiga sesi per hari.
*Jadwal lengkap seleksi CASN 2021:
-Pengumuman seleksi ASN: 30 Juni-14 Juli 2021
-Pendaftaran seleksi ASN: 30 Juni-21 Juli 2021
-Pengumuman hasil seleksi administrasi: 28-29 Juli 2021
-Masa sanggah: 30 Juli-1 Agustus 2021
-Jawab sanggah: 30 Juli-8 Agustus 2021
-Pengumuman pasca sanggah: 9 Agustus 2021
-Pelaksanaan SKD: 25 Agustus-4 Oktober 2021
-Pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK Non-guru: Setelah pelaksanaan SKD selesai di masing-masing titik
-Pengumuman hasil SKD: 17-18 Oktober 2021
-Persiapan pelaksanaan SKB: 19 Oktober-1 November 2021
-Pelaksanaan SKB: 19 Oktober-1 November 2021
-Penyampaian hasil integrasi SKD dan SKB serta seleksi PPPK Non-guru: 15-17 Desember 2021
-Pengumuman kelulusan: 18-19 Desember 2021
-Masa sanggah: 20-22 Desember 2021
-Jawab sanggah: 20-29 Desember 2021
-Pengumuman pasca sanggah: 30-31 Desember 2021
-Pengisian DRH: 1-18 Januari 2022
-Usul penetapan NIP/NI PPPK: 19 Januari-18 Februari 2022.
(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/135-cpns-tanbu-terima-sk.jpg)