Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Pengurus GKN Kalsel Siap Bekali Santriwati dengan Keterampilan Menjahit

Awal Agustus 2021, program GKN Kslsel sudah mulai jalan dengan memberikan pelatihan menjahit kepada para santri Ponpes Walisongo Kota Banjarbaru.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
GKN KALSEL
Pengurus Gerakan Kewirausahaan Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (GKN Kalsel) akan beri pelatihan keterampilan menjahit untuk santriwati pondok pesantren sebagai bekal wirausaha. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Generasi muda harus punya keterampilan diri agar setelah lulus ada bekal untuk berwirausaha.

Hal ini menjadi titik perhatian pengurus Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) Kalimantan Selatan (Kalsel) yang siap bekerja sama dengan lembaga pendidikan dalam pelatihan keterampilan. 

Ketua DPD GKN Kalsel , Isna Alib, Kamis (22/7/2021), mengatakan, pihak selaku faslitator wirausaha siap memberikan pendidikan dan pelatihan dengan sasaran saat ini adalah para santriwati. 

"GKN Kalsel membuka kesempatan kepada sejumlah pondok pesantren putri di Kalsel dalam hal pendidikan dan pelatihan keterampilan untuk para santriwatinya," ujar Isna.

Awal Agustus 2021, program tersebut sudah mulai jalan dengan memberikan pelatihan menjahit kepada para santri di Pondok Pesantren Walisongo Kota Banjarbaru.

Baca juga: Menjanjikan, Ekspor Albumin Ikan Haruan dan Sarang Walet dari Kalsel

Baca juga: Ikan Asin Telang Jadi Incaran Konsumen di Kota Banjarbaru Kalsel

"Jadi, program ini khusus untuk pondok pesantren putri. Dan konsep yang kami susun sudah dipresentasikan kepada pihak pimpinan Ponpes Walisongo Putri," jelas Isna. 

Keuntungan bagi para santriwati, tentu saja mereka akan mampu membuat seragam gamis sendiri. Lulus pondok, mereka memiliki bekal ilmu wirausaha. 

"Selain punya kemampuan sebagai pendidik agama, alumnus juga bisa buka usaha sebagai penjahit," beber Isna. 

Benefit bagi pondok tentunya mereka dapat mengembangkan sumberdaya manusia, yaitu santriwati untuk memproduksi berbagai jenis pakaian.

Bahkan, dapat memproduksi sendiri seragam pondok dan melayani pesanan dari pondok lain. 

Baca juga: Penjualan Bumbu Rempah di Pasar Bauntung Banjarbaru Meningkat di Momen Idul Adha 2021

Baca juga: Penjualan Tas Purun di Banjarbaru Meningkat untuk Wadah Daging Kurban Idul Adha 1442 H

"Hasil presentasi bisa dibuat dalam kerangka program jangka panjang yang berkesinambungan sehingga mendatangkan hasil, yaitu menciptakan lapangan pekerjaan dan mencetak wirausaha muda mandiri," terang Isna.

Harapannya, DPD GKN bisa menularkan virus kebaikan dan kemanfaatan bagi masyarakat luas.

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved