Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Hari Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Hasil Pilgub Kalsel

Hari ini Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan membacakan putusan sengketa hasil Pilgub Kalimantan Selatan 2020 yang diajukan Denny Indrayana

Editor: Anjar Wulandari
Hari Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Hasil Pilgub Kalsel
kompasiana
Mahkamah Konstitusi.Hari Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Hasil Pilgub Kalsel

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Hari ini Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan membacakan putusan sengketa hasil Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan 2020.

Hasil putusan sengketa pascapemungutan suara ulang (PSU), yang diajukan pasangan calon nomor urut 2 Denny Indrayana - Difriadi, itu bakal dibacakan, Jumat (30/7/2021 siang.

Diketahui, perkara bernomor registrasi 146/PHP/GUB-XIX/2021 diajukan oleh Denny - Difriadi atas dalil banyak praktik politik uang dalam pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel yang berlangsung 9 Juni 2021 lalu.

Baca juga: Sengketa Pilkada, KPU Kalsel Siapkan Jawaban untuk Bantah Tuduhan Tim Denny Indrayana

Baca juga: Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada Banjarmasin 2020, Ini Bantahan dari KPU dan Petahana

"Hari Jumat ini agenda sidang MK adalah pembacaan putusan. Menjelang putusan ini kita harus mempersiapkan hati bahwa perjuangan masih panjang untuk menuju pemilu jujur dan adil tanpa curang, tanpa politik uang," terang Denny dalam rilis video yang diunggah di akun Instagramnya @dennyindrayana99, dikutip Jumat.

Seperti dilansir dari Tribunnews.com dengan judul Siang Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Hasil Pilgub Kalsel yang Diajukan Denny Indrayana,

Kubu Denny - Difriadi mengajukan bukti berupa dokumen, video, rekaman suara hingga menyodorkan saksi kunci demi membuktikan praktik politik uang dan kecurangan lainnya di pelaksanaan PSU Kalsel.

Dalam permohonannya ini, Denny - Difriadi tidak lagi meminta diadakan PSU.

Mereka langsung meminta MK membatalkan atau mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 1 Sahbirin Noor - Muhidin dari kontestan Pilgub Kalsel 2020. Sekaligus menetapkan pihaknya sebagai pemenang Pilgub Kalsel.

Denny berharap dalam putusannya nanti MK benar - benar dapat menjadi penjaga konstitusi dan pelindung demokrasi.

Mengingat pembuktian yang dilakukan pihaknya dinilai sudah secara jelas menunjukkan adanya praktik politik uang maupun kecurangan terstruktur dalam pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel.

Baca juga: Pilkada Kalsel 2020, Denny Indrayana Sampaikan Enam Dalil Gugatan ke Mahkamah Konstitusi

Baca juga: Komisioner KPU Kalsel Siap Hadapi Gugatan Denny Indrayana di Mahkamah Konstitusi

"Kami berharap besar MK betul betul menjadi guardian constitution, protector democration," ucap dia.

DIketahui gugatan yang dilayangkan Denny - Difriadi adalah kali keduanya. Sebelum ini, mereka pernah mengajukan gugatan yang sama.

Hasilnya, MK dalam putusan perkara nomor 124/PHP.GUB-XIX/2021 mengabulkan permohonan kubu Denny - Difriadi dengan memerintahkan KPU menggelar PSU pada semua TPS di satu kecamatan di Kota Banjarmasin, semua TPS di lima kecamatan di Kabupaten Banjar, dan 24 TPS di satu kecamatan di Kabupaten Tapin. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved