Khasiat Madu
Khasiat Madu bagi Ibu Menyusui, Dicampur Jahe Dapat Melancarkan Aliran ASI
Inilah manfaat madu bagi wanita pasca melahirkan atau ibu yang menyusui.Madu sejak dulu diyakini mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia
Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
Perlu diingat, anak-anak di bawah usia 1 tahun dilarang mengonsumsi madu, karena sistem pencernaan mereka yang belum bisa berkembang sempurna.

3. Meningkatkan performa olahraga
Madu terbukti lebih ampuh meningkatkan tenaga daripada gula saat sedang berolahraga.
4. Menurunkan tekanan darah
Madu bisa menurunkan risiko penyakit jantung karena mengandung banyak antioksidan, untuk mengurangi tekanan darah.
5. Menyembuhkan luka bakar
Sejak zaman Mesir kuno, madu sudah digunakan untuk mengobati luka bakar.
Pengobatan ini juga sudah terus dikenal hingga sekarang.
Baca juga: BTalk, Ketua Prodi Pendidikan Bahasa UM Banjarmasin: Lunturnya Karakter Anak Akibat Pandemi
6. Mencegah kanker
Madu bersifat sebagai agen antikanker.
Sebab, madu mengandung antioksidan yang bisa melawan peradangan oksidatif yang mendasari banyak penyakit kanker.
Madu dikenal memang memiliki begitu banyak manfaat bagi kesehatan.
Dengan begitu, tak heran jika Anda kemudian ingin membeli madu dan mengonsumsinya.
Namun, jangan sampai Anda mendapatkan madu palsu.
Anda bisa mengenali ciri-ciri madu asli, mendapatkan yang terbaik untuk kesehatan Anda dan keluarga.
Selain itu, Anda lebih baik mengonsumsi madu yang sudah terbukti kemurniannya.
Hindarilah madu dengan berbagai macam bahan tambahan, termasuk gula maupun pemanis buatan lainnya.
Untuk mendapatkan madu terbaik, berikut cara-cara untuk mengetahui keaslian madu:
1. Tes ibu jari
Letakkan sedikit madu di ibu jari, apakah madunya menetes atau menyebar ke permukaan lainnya?
Jika hal ini terjadi, madu yang Anda beli kemungkinan tidak murni.
Ciri- ciri madu asli ialah teksturnya yang kental serta tidak berair.
Selain itu, madu asli memiliki tekstur lengket, ketika menyentuh apapun akan menempel dan tidak menetes.
2. Tes air
Dengan sendok teh, ambil madu dan tuangkan ke dalam gelas berisi air.
Madu palsu akan larut dalam air.
Semenetara madu asli jika bercampur ke dalam air akan menjadi gumpalan dan mengendap di bagian bawah gelas.
3. Tes kain putih dan kertas blotting
Coba tuangkan satu sendok madu ke atas kain putih atau kertas blotting.
Madu palsu cenderung akan menembus kain atau kertas hingga meninggalkan noda, sementara madu asli tidak menembus kain atau kertas dan noda pun tidak tertinggal.
4. Tes bakar
Ciri madu asli lainnya yakni mudah terbakar, walau demikian, jangan lakukan tes ini tanpa persiapan.
Ambil korek api batang dan celupkan ke dalam madu.
Jika ketika dinyalakan, batang korek api terbakar, maka madu yang menempel pada batangnya itu asli.
Jika tidak, bisa jadi madu tersebut sudah dipalsukan dan mengandung zat tambahan yang tidak murni.
5. Tes sari cuka
Campurkan sedikit madu, air dan 2-3 tetes sari cuka.
Jika berbusa, kemungkinan besar madu Anda palsu.
6. Tes panas
Jika Anda memanaskan madu murni, maka teksturnya akan berubah menjadi karamel dan tidak berbusa.
Akan tetapi, jika madu palsu dipanaskan, teksturnya tidak berubah, hanya memanas layaknya air.
Sebenarnya, Anda bisa melihat perbedaan madu asli dan palsu hanya dengan mata telanjang saja.
Seperti tekstur yang padat namun tetap lembut, juga aroma yang manis.
(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)