Subsidi Listrik

Memasuki September Subsidi Listrik Tetap Didapat, Berikut Bantuan Lain Selama Pandemi

Pemerintah memastikan subsidi listrik di bulan September masih didapat.Untuk subsidi listrik, pemerintah telah menyiapkan tambahan anggaran Rp 1,91 T

Editor: M.Risman Noor
PT PLN (Persero) UPT KSKT
Demi menjaga dan memastikan ketersediaan pasokan listrik di masa PPKM, PT PLN ( Persero) Unit Pelaksana Transmisi UIKL kalimantan melakukan pemeliharaan dan melakukan pengecekan di beberapa lokasi tower daerah Kayutangi dan Barikin, Banjarmasin (07/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sempat akan diberhentikan subsidi listrik, namun pemerintah akhirnya memperpanjang hingga Desember 2021.

Pemerintah memastikan subsidi listrik di bulan September masih didapat.

Untuk subsidi listrik, pemerintah telah menyiapkan tambahan anggaran Rp 1,91 triliun.

Sasaran penerima stimulus PT PLN perpanjangan ini adalah pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi.

Baca juga: JADWAL Penyaluran Kuota Internet Gratis dan Bantuan UKT September 2021, Mulai 7GB Per Bulan

Baca juga: Subsidi Elpiji dan Listrik Pengaruhi Inflasi, Pemerintah Siapkan Skenario Baru Subsidi

Diberitakan Kompas.com, diskon tarif listrik diperpanjang untuk pelanggan golongan rumah tangga dengan daya 450 VA (R1/TR 450 VA), bisnis kecil daya 450 VA (B1/TR 450 VA) dan industri kecil daya 450 VA (I1/TR 450 VA).

PT PLN (Persero) konsisten menjaga pasokan listrik yang andal bagi kepentingan nasional.
PT PLN (Persero) konsisten menjaga pasokan listrik yang andal bagi kepentingan nasional. (PT PLN ( Persero) UIKL Kalimantan)

Berikut ini ulasan rincian kategori penerima diskon listrik PLN dan besaran subsidi yang didapatkan.

Reguler atau pascabayar: rekening listrik diberikan diskon sebesar 50 persen atau gratis (biaya pemakaian dan biaya beban)

Prabayar: diberikan diskon tarif listrik untuk pembelian token sebesar 50 persen.

Pegawai PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Asam Asam tetap menyediakan listrik 24 jam nonstop untuk pelanggan listrik Kalimantan dengan prokes ketat. (PT PLN ( Persero) UPK Asam-Asam)

Perpanjangan diskon tarif listrik untuk pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi (R1/TR 900 VA):

Baca juga: Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan di BCA dan Bank Swasta Lain, Cek Penerima BSU Rp 1 Juta

Reguler atau pascabayar: rekening listrik diberikan diskon sebesar 25 persen (biaya pemakaian dan biaya beban).

Prabayar: diberikan diskon tarif listrik untuk pembelian token sebesar 25 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp 1,91 triliun untuk diskon listrik tersebut. Dengan demikian, anggaran diskon listrik naik dari Rp 7,58 triliun menjadi Rp 9,49 triliun.

Bantuan yang diberikan sampai akhir tahun ini meliputi diskon tarif listrik, dan pelaksanaan pembebasan biaya beban atau abonemen.

"Kami perpanjang biaya abonemen atau biaya beban untuk 1,14 juta pelanggan. Kita perpanjang sepanjang tahun sampai Desember sehingga akan ada tambahan Rp 420 miliar dari anggaran menjadi Rp 2,11 triliun," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers PPKM Darurat, Sabtu (17/7/2021).

Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (12/3/2019).
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (12/3/2019). (Kompas.com/YOGA SUKMANA)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved