Berita Kalteng
Rumah Sakit Siloam Gelar Donor Darah Bantu Stok Darah PMI Palangkaraya
Ketersediaan stok darah di PMI Palangkaraya mengalami krisis akibat para pendonor yang biasanya rutin mendonorkan darah tidak datang.
Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membawa dampak berkurangnya para pendonor darah di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Ketersediaan stok darah di PMI Palangkaraya mengalami krisis akibat para pendonor yang biasanya rutin mendonorkan darah tidak datang.
Tim Manajemen Siloam Hospitals Palangkaraya menggelar aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility - CSR).
Aksi donor darah turut dilengkapi dengan kegiatan donasi sembako serta pakaian layak pakai bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir di daerah pelosok Desa Tumbeng Runen, Kecamatan Kamipang , Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Baca juga: Aliansi Tabalong Peduli Banjir Kalteng Akan Salurkan Lagi Bantuan, Prioritaskan Ratusan Selimut
Baca juga: Banjir Kalteng, Warga Terdampak di Palangkaraya Tiap Hari Keluhkan Gatal dan Diare
Pelaksanaan Donor darah juga untuk memperingati hari lahir berdirinya Palang Merah Indonesia (PMI) ke 76 Tahun pada 17 September 2021 serta untuk menambah cadangan stok darah Palang Merah Indonesia unit Kota Palangkaraya.
Pimpinan Laboratorium PMI kota Palangkaraya, M Darmawan, Minggu (19/9/2021) mengatakan, donor darah yang dilakukan adalah program rutin yang diadakan setiap bulan untuk menghasilkan lebih dari 1.200 kantong darah.
"Sejak diberlakukannya pembatasan kegiatan karena Pandemi Covid-19, terjadi krisis cadangan darah di tempat kami. Pendonor yang biasanya rutin berkurang. Pelaksanaan donor juga terbatas," ujarnya.
Darmawan menyebut, pihaknya sangat terbantu kegiatan donor darah Siloam Hospitals untuk mengisi ketersediaan stok darah untuk PMI.
"Ada tambahan 26 kantong darah dari Siloam Hospitals dalam kegiatan tersebut. Ini sangat membantu kami memenuhi cadangan darah untuk masyarakat yang membutukan," terang Darmawan.
Baca juga: Soal Kewajiban Dana Abadi untuk Ponpes, Pemkab HST Tiap Tahun Anggarkan Hibah
Sementara itu, Ketua CSR Siloam Hospitals Palangkaraya, dr Kevin Chrisanta, mengungkapkan, ada sebanyak 50 pendonor yang hadir dalam kegiatan Donor Darah tersebut.
Darah pendonor yang terkumpul mencapai 26 kantong.
Para pendonor telah mendapatkan vaksin Covid-19.
Namun, ada beberapa calon pendonor yang syarat sehat tidak terpenuhi.
"Misalnya, alirah darah pendonor tidak lancar dan beberapa mengidap hipertensi," ujarnya.
Sementara itu, Tim CSR Siloam Hospitals juga, memberikan sembako serta pakaian layak pakai dari donasi yang terkumpul untuk warga yang disalurkan lewat Kantor Kecamatan Kamipang untuk warga Desa Tumbangrunen.
banjarmasinpost.co.id/ faturahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/donor-darah-digelar-rumah-sakit-siloam-palangkaraya.jpg)