Breaking News:

Berita Tapin

VIDEO Petugas dan Warga Binaan Rutan Rantau Kalsel Berlatih Tangani Kebakaran

Rumah Tahanan Rantau minta bantuan Dakmar Kabupaten Tapin melatih pegawai dan warga binaan untuk mencegah dan mengatasi kebakaran.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Petugas dan warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau menggelar simulasi pemadaman kebakaran, Selasa (21/09/2021).

Mereka bekerja sama dengan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Simulasi ini dilaksanakan untuk mencegah potensi terjadinya kebakaran yang terjadi di dalam rutan yang berada di kota rantau, Kabupaten Tapin, tersebut.

Kepala Rutan, Andi Hasyim, mengatakan, ini merupakan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Terutama atas kejadian Lapas Tangerang Terbakar yang menewaskan puluhan orang, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Petugas Rutan Rantau Kalsel Periksa Jaringan Listrik untuk Cegah Kebakaran

"Pada dasarnya adalah mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan kebakaran yang tidak hanya untuk kepentingan kantor, namun juga untuk antisipasi di rumah,” jelasnya.

Selain itu, berbekal teknik penanganan yang sudah didapat dari personel Damkar Kabupaten Tapin, para petugas Rutan Rantau diharapkan bisa mencegah musibah.

Pelatihan tersebut digelar di halaman dalam Rutan Rantau, diikuti pegawai dan juga sebagian warga binaan.

Mereka diajarkan teknik pemadaman api secara manual menggunakan handuk basah serta Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di luar ruangan.

Baca juga: 14 Orang Klien Warga Binaan dari Rutan Rantau dan Amuntai Naik Kelas Paket B dan Paket C

Baca juga: Satpol PP dan Damkar Tapin Latih Pegawai Pengadilan Agama Rantau Gunakan APAR Cegah Kebakaran

Satu per satu mempraktikkan pemadaman api yang berkobar di dalam tong menggunakan dua metode itu, atas petunjuk dan arahan petugas Damkar Kabupaten Tapin.

Kasi Damkar Kabupaten Tapin, Idi Amin Azis, mengatakan, kegiatan ini atas permintaan Rutan Rantau dan pihaknya sangat mengapresiasi. 

"Kami sangat apresiasi sebagai bentuk pencegahan kebakaran dalam rutan," ucapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved