PPKM Kalsel
Ternyata Ini Penyebab Banjarmasin Masih 'Divonis' PPKM Level 4
PPKM di Banjarmasin. Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina sebut capaian vaksinasi di bawah target sehingga pemerintah pusat etapkan PPKM Level 4 berlanjut.
Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PPKM di Banjarmasin. Sempat diklaim turun status menjadi PPKM Level 3, namun faktanya Kota Banjarmasin masih berstatus PPKM Level 4.
Pasalnya, berdasarkan rilis terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, Kota Banjarmasin termasuk dalam daftar 10 kabupaten kota di luar Pulau Jawa-Bali yang berstatus PPKM Level 4.
Status PPKM Level 4 ini diperpanjang selama dua pekan, tepatnya mulai hari ini Selasa (21/9/2021) hingga 4 Oktober 2021.
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, menerangkan, sejatinya berdasarkan evaluasi khususnya tiga indikator berupa kasus harian, kasus mingguan hingga Bed Occupancy Rate (BOR), Banjarmasin sudah keluar dari status PPKM Level 4.
Baca juga: Masih Berstatus PPKM Level 4, Pemko Banjarmasin Tetap Lanjutkan PTM
Baca juga: Diperpanjang Lagi, PPKM Level 4 di Banjarmasin dan Banjarbaru
Namun ada indikator lain yang ternyata menjadi penyebab Kota Banjarmasin masih saja 'divonis' PPKM Level 4, yakni pencapaian vaksinasi Covid-19.
"Ada tambahan kriteria, yaitu soal vaksinasi. Kalau kasus harian, mingguan dan BOR, kita sebenarnya sudah turun. Jadi, kriteria kita masih PPKM Level 3 walaupun statusnya PPKM Level 4," jelasnya.
Dia menambahkan, salah satu kriteria untuk bisa keluar dari status PPKM Level 4, minimal sudah memiliki capaian vaksinasinya di atas 50 persen. "Dan Banjarmasin saat ini capaian vaksinasi sekitar 43 persen," katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kadinkes Banjarmasin Machli Riyadi, menerangkan, salah satu kendala capaian vaksinasi karena distribusi vaksin dari pemerintah pusat juga terkendala.
Baca juga: Serbuan Vaksinasi Akabri 98 Nawahasta, 2.000 Dosis Vaksin Covid-19 Disuntikkan di Kalsel
Baca juga: Karhutla Kalsel, 2 Helikopter Jatuhkan Bom Air di Lahan Terbakar Lianganggang dan Gambut
Apalagi beberapa waktu lalu, stok vaksinasi di berbagai puskesmas di Kota Banjarmasin sempat kosong
"Kemarin terkendala distribusi stok vaksinnya. Sekarang sudah tersedia, sehingga kami akan mengejar target capaian vaksinasi," pungkasnya
(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/wali-kota-banjarmasin-h-ibnu-sina-21092021.jpg)