Berita Nasional

Tahun ini, Asesmen Nasional (AN) Mulai Dilaksanakan

Jika tak ada aral, tahun ini, Asesmen Nasional (AN) mulai dilaksanakan. Namun tidak semua siswa ikut AN 2021 ini. Atau, AN berbeda dengan UN.

Editor: Edi Nugroho
Kompas.com
Menuju pelaksanaan Asesmen Nasional 2021, sejumlah sekolah memaparkan persiapan terkait infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), hingga kesiapan dan sosialiasi kepada murid dan orangtua. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID- Jika tak ada aral, tahun ini, Asesmen Nasional (AN) mulai dilaksanakan. Namun tidak semua siswa ikut AN 2021 ini. Atau, AN berbeda dengan UN.

Selain itu, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) juga salah satu bagian dari AN 2021. Tentu tujuannya untuk mengevaluasi kualitas sistem pendidikan.

Mulai dari tingkat satuan pendidikan, Kabupaten/Kota, Provinsi maupun nasional. Namun, AKM dalam Asesmen Nasional tidak melaporkan hasil individu di tingkat satuan pendidikan.

Untuk itu, Kemendikbud Ristek melalui Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) mencanangkan AKM kelas untuk membantu guru dalam memahami kemampuan literasi dan numerasi setiap individu peserta didik (siswa).

Baca juga: PPKM Turunkan Level Asesmen Provinsi di Luar Jawa-Bali, Tak Ada Provinsi Level 4 di Minggu Ini

Baca juga: Dinas Pendidikan Kabupaten HSU Persiapkan Asesmen untuk Tingkat Sekolah Dasar

Baca juga: Persiapan SMA/Sederajad di Kalsel Ikut Asesmen Nasional 2021, Besok Gelar Gladi Bersih

Lantas, bagaimana pelaksanaan AKM kelas? Melansir laman Direktorat SMP Kemendikbud Ristek, Rabu (22/9/2021), ini penjelasannya.

Setiap satuan pendidikan (sekolah) secara mandiri menjadwalkan, menentukan mekanisme pelaksanaan, dan menetapkan peserta AKM kelas.

Di dalam artikel yang telah tayang di kompas.com disebutkanKemendikbud Ristek memberi kebebasan pada guru dalam melaksanakan AKM kelas sekaligus mengolah hasilnya agar sesuai dengan kebutuhan di satuan pendidikan.

Selain itu, guru diberikan kebebasan menentukan jumlah dan peserta AKM kelas yang dibagi dalam 6 (enam) level. Untuk jenjang SMP masuk dalam level 4 (kelas 7–8) dan level 5 (kelas 9-10).

Setiap level disediakan paket asesmen membaca dan matematika yang berbeda tingkat kesulitannya.

Tentu, dengan melaksanakan AKM kelas, guru dapat mendiagnosa capaian setiap individu peserta dalam kompetensi literasi dan literasi matematika.

Terdapat 4 tingkatan kompetensi literasi dan kompetensi matematika, yaitu perlu intervensi khusus, dasar, cakap, dan mahir.

Semua guru mata pelajaran dapat memanfaatkan AKM kelas untuk merancang pembelajaran yang sesuai tingkat kompetensi peserta didik.

AKM kelas dapat dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi AKM kelas yang harus diunduh terlebih dahulu melalui komputer berbasis windows maupun ponsel berbasis android pada laman https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akmkelas/

Aplikasi tersebut dapat dijalankan dengan mode semi daring sehingga tidak memerlukan jaringan internet selama pelaksanaan asesmen.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved