Berita Tanahlaut
Gantung Diri di Kalsel, Pencari Burung Temukan Mayat Tergantung di Kintap
Gantung diri di Kalsel. Dua pencari burung temukan mayat tergantung di kebun karet Desa Muara Kintap RT 10 RW 04, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tala.
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Gantung diri di Kalsel. Warga temukan mayat mulai membusuk di kebun karet.
Peristiwa itu terjadi di Desa Muara Kintap RT 10 RW 04, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Lut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Ditemukannya malam tadi (Senin)," sebut Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Kintap, AKP Agus Adi Apriyoga, Selasa (28/9/2021).
Identitas almarhum berinisial RW (33), warga Jalan Pangeran Antasari RT 05 RW 02, Desa Kebun Raya, Kecamatan Kintap, berstatus karyawan swasta.
Begitu mendapat laporan warga, sekitar pukul 19.00 Wita, Kapolsek Kintap bersama personel Satreskrim Polres Tala mendatangi tempat kejadian.
Baca juga: Bunuh Diri di Kalsel, Pemuda Gantung Diri di Jorong Tala, Diduga Pemicunya Masalah Asmara
Tba di lokasi, anggota Polsek Kintap melakukan pemerintah dan identifikasi. Selanjutnya, mengevakuasi jenazah.
"Jenazah almarhum sudah dikebumikan di desa setempat, di Kebun Raya," ucap Apriyoga.
Dikatakannya, orang yang menemukan adalah Ali Makmur (27), warga Desa Muara Kintap. Saat itu, masih siang, karyawan swasta ini sedang mencari burung.
Ia bersama temannya yang bernama Edi, mencari burung menggunakan senapan angin. Lokasi yang dituju adalah Desa Muara Kintap.
Sekitar pukul 17.00 Wita, Ali mencium aroma yg kurang sedap. Namun saat itu ia tidak merasa curiga apa pun.
Bersama Edi, tetap beraktivitas memburu burung di kawasan setempat.
"Kemudian setelah saksi (Ali) berjalan di depan temannya (Edi) sekitar lima meter, melihat mayat yang telah gantung diri," papar Apriyoga.
Baca juga: Gantung Diri di Kalsel, Kades Tambangulang Tala Sebut Korban Pemuda Pekerja Keras
Baca juga: Geger Gantung Diri di Tanahlaut, Karyawan Toko Bangunan Ini Ditemukan Tergantung di Tempat Kerja
Melihat hal itu, lanjutnya, Ali kemudian memberitahukan kepada Edi. Hal itu membuat Edi takut dan langsung lari menjauh.
Namun saat itu Ali idak langsung lari. Ia mendekat guna memperjelas apakah yang bergantungan tersebut sosok manusia atau bukan.
Setelah dirasa itu sosok manusia, ia kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada petugas keamanan PT Citra, perusahaan tambang batu bara setempat.
"Saat saksi (Ali) pertama kali melihat, keadaan mayat gantung diri tersebut sudah membengkak dan sudah mengeluarkan aroma tidak sedap," papar Apriyoga.
Terpisah dihubungi via telepon, Kades Muarak Kntap, Yuliadi, menuturkan, lokasi gantung diri tersebut di kawasan kebun karet
Baca juga: Sebelum Akhiri Hidup dengan Gantung Diri, Petani Tala ini Mengeluh Tak Sanggup Lagi
"Jaraknya dari jalan poros desa kami sekitar 200 meter. Memang sepi tempatmya, tapi tak begitu jauh dari permukiman," tandasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Roy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gantung-diri-di-kalsel-polisi-mengevakuasi-jenazah-dari-wilayah-desa-muara-kintap-senin-27092021.jpg)