Breaking News:

Doa Qunut

Bacaan Doa Qunut Witir, Begini Bacaan Qunut Saat Sendiri dan Berjemaah

Terdiri dari 10 ayat, isi kandungan doa qunut witir salah satunya bermakna pujian kepada Allah SWT.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
Tribunsumsel/Khiril
Ilustrasi Bacaan Doa Qunut. MUI mengimbau umat Islam banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mebaca doa-doa ini saat mewabahnya virus corona. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Inilah bacaan doa qunut witir dalam bahasa Arab, lafal latin, dan terjemahan.

Terdiri dari 10 ayat, isi kandungan doa qunut witir salah satunya bermakna pujian kepada Allah SWT.

Doa qunut witir dianjurkan dibaca setelah memasuki pertengahan Ramadhan, mulai dari malam ke-15 Ramadhan.

Menurut pengikut Imam Syafii, qunut ini dilakukan pada akhir salat witir setelah rukuk.

Baca juga: Tata Cara Shalat Tahajud Dilengkapi Bacaan Niat dalam Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan

Baca juga: Niat Sholat Qobliyah Subuh dan Zuhur, Dilengkapi Niat Sholat Badiyah Zuhur dan Magrib Juga Isya

Qunut witir bakda pertengahan Ramadhan ini termasuk dalam sunnah ab’adh (jika ditinggalkan, diperintahkan sujud sahwi).

Ilustrasi Bacaan Doa Qunut. MUI mengimbau umat Islam banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mebaca doa-doa ini saat mewabahnya virus corona.
Ilustrasi Bacaan Doa Qunut. MUI mengimbau umat Islam banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mebaca doa-doa ini saat mewabahnya virus corona. (Tribunsumsel/Khiril)

Dalil bacaan qunut witir

Al-Hasan bin Ali radhiyallahu ‘anhuma berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajariku beberapa kalimat yang saya ucapkan dalam shalat witir, yaitu

اللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

“ALLAHUMMAHDINII FIIMAN HADAIT, WA ’AAFINI FIIMAN ‘AAFAIT, WA TAWALLANII FIIMAN TAWALLAIT, WA BAARIK LII FIIMA A’THOIT, WA QINII SYARRO MAA QODHOIT, FA INNAKA TAQDHI WA LAA YUQDHO ‘ALAIK, WA INNAHU LAA YADZILLU MAN WAALAIT, TABAAROKTA ROBBANAA WA TA’AALAIT.

Artinya: Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, dan berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan, uruslah diriku di antara orang-orang yang telah Engkau urus, berkahilah untukku apa yang telah Engkau berikan kepadaku, lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan, sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak diputuskan kepadaku, sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau jaga dan Engkau tolong. Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi)” (HR. Abu Daud, no. 1425; An-Nasa’i; no. 1745; Tirmidzi, no. 464. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini sahih).

Baca juga: Sunnah Sebelum dan Melaksanakan Shalat Jumat, Potong Kuku dan Kumis Sebelum ke Masjid

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved