Breaking News:

Berita Banjarbaru

Belum Ada Eksportir Sarang Walet di Kalsel, Walet Kalsel Dikirim ke Jawa Timur

Hingga kini di Kalsel belum ada eksporti sarang walet. Pengusaha di Kalsel hanya suplayer yang mengirim hasil walet ke Jawa Timur

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Petugas di pabrik Banjarmasin membersihkan sarang burung walet , Kamis (7/10/2021). 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARBARU - Saat ini rumah burung walet terdapat dimana-mana, bahkan hingga di perkotaan.

Usaha sarang walet ini banyak dilirik oleh masyarakat sebagai peluang usaha yang menjanjikan bisa mendatangkan keuntungan yang besar. 

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, Rabu (13/10/2021) menjelaskan informasinya jumlah rumah burung walet di Kalsel lebih dari 4.000 unit. 

"Pangsa pasar sarang burung walet Kalsel masih lingkup dalam negeri, yaitu di jual ke pengusaha  di Jawa Timur, Jawa tengah dan daerah lainnya. Di Kalsel belum ada pengusaha eksportir Sarang Burung Walet, pengusaha Kalsel hanya sebagai suplayer ke perusahaan luar daerah tersebut, " urai Birhasani. 

Baca juga: Pemprov Kalsel Dorong Percepatan Ekspor Sarang Walet

Baca juga: Pencurian di Kalsel, Pembobol Sarang Walet dan Pelaku Pecah Kaca Mobil di Tabalong Dibekuk

Baca juga: Sarang Burung Walet di Daha Kabupaten HSS Dibongkar Orang Tak Dikenal

Dijelaskan Birhasani, Sarang Burung Walet berdasarkan Permendag no 13/2012 termasuk komodinas yang ekspornya dibatasi, dengan tujuan untuk menjaga kontinuitas  ekspornya, keamanan pangan, higenitasnya, menjaga kelestarian habitat walet. 

"Sehingga ekspornya pun hanya bisa dilakukan oleh pengusaha yang berstatus Eksportir Terdaftar, terlebih untuk ekspor tujuan China, harus melalui audit pihak Pemerintah RRC, oleh semacam Badan Karantina Pertaniannya di China," urai Birhasani. 

Karenanya sarang burung Walet, untuk saat ini hanya bisa diekspor oleh Pelaku usaha dengan status Eksportir terdaftar.

Ketentuan tersebut tdk lepas dari hasil Kesepakatan  Protokol Persyaratan Higenitas, Karantina dan Pemeriksaan untuk importasi Produk sarang burung walet dari Indonesia ke China antara Kementerian Pertanian RI dengan Administrasi Umum Pengawasan Mutu, insoeksi dan Karantina RRC.

Di Kalsel sekarang sudah ada perusahaan yang melakukan pemprosesan Sarang Burung Walet, seperti  pembersihan dan seterusnya agar barang tersebut siap jual, yaitu PT Agrika Gatya Arum di Banjarmasin

Perusahaan ini, sarang burung walet dari perusahaan ini disuplay ke perusahaan eksportir terdaftar di Surabaya dengan volume 70-100 kg per minggu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved