Breaking News:

Latihan Memanah di Banjarbaru

Wisata Kalsel, Memanah Sambil Berkuda di Alfatih Borneo Stabel Banjarbaru

Wisata Kalsel. Berkuda sambil memanah di Alfatih Borneo Stabel, Jalan Trikora, seberang Masjid Agung Al Munawarah, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Wisata Kalsel. Perawatan kuda di tempat latihan memanah, Alfatih Borneo Stabel, Jalan Trikora, seberang Masjid Agung Al Munawarah, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARUWisata Kalsel. Akhir-akhir ini menjadi trending memanah. Tapi bukan sekedar memanah, melainkan sambil menunggangi kuda.

Latihan kuda sambil memanah di Alfatih Borneo Stabel, Jalan Trikora, seberang Masjid Agung Al Munawarah, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Setiap akhir pekan, biasanya dipadati mereka yang melakukan latihan berkuda sambil memanah di Banjarbaru. Lokasinya tidak masuk gang, persis di pinggir jalan seberang masjid tersebut. Tidak sulit untuk dicari. 

Total delapan kuda yang disiapkan, disediakan bagi yang mau melakukan latihan di lokasi ini. 

Menurut Muhammad Ali Imron, owner Alfatih Borneo Stable, Senin (6/12/2021), pihaknya mengelola 8 kuda  yang didatangkan dari Sumba, Jawa Timur dan juga Jawa Tengah. 

Baca juga: Launching Empowering Disability, Forkesi Banjarbaru dan Baznas Kalsel Berdayakan Para Difabel

Baca juga: 779 Peserta Seleksi CPNS Pemprov Kalsel Jalani Tes SKB, Berlangsung Dua Hari

Al Fatih Borneo Stable berdiri Februari 2021. "Insipirasinya adalah ketika saya dulu pernah latihan kuda di Jawa.  Ketika saya lihat belum ada di Kalsel, jadi saya kembangkan saja," kata dia. 

Untuk pemeliharan, seekor kuda sekitar Rp 1,5 juta. Latihan untuk umum, dibuka setiap hari mulai Senin sampai Minggu mulai pukul 08.30 Wita sampai 18.00 Wita. Kecuali hari, Selasa untuk perawatan kuda.

Diuraikannya, untuk paket latihan, berkuda 15 menit Rp 50 ribu, berkuda 30 menit Rp 100 ribu, berkuda 60 menit Rp 200 ribu. 

"Ada juga paket berkuda 4 kali latihan, Rp 700 ribu dengan durasi 60 menit tiap bulan. Dan jika ber foto dengan Kuda 10 menit Rp 20.000," jelasnya. 

Dijelaskan dia, semula hanya memelihara beberapa kuda kemudian membeli dari Tabungan. "Kalau nilai harganya untuk yang paling kecil Rp 20 juta dan yang paling besar sampai 90 juta," kata dia.

Baca juga: Bukti Keseriusan DJP Kalselteng Tegakkan Hukum Pajak, Dua Tersangka Diserahkan ke Kejari Banjarbaru

Baca juga: RESMI, Disdik Kota Banjarmasin Tunda Libur Semester Jelang Nataru

Baca juga: Banjir Rob di Kalsel - BPBD Kabupaten Batola Pantau Situasi di 17 Kecamatan

Untuk kegiatan berkuda sambil memanah juga ada binaan dibawah Pordasi atau Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia.

"Pordasi bukan hanya pacuan kuda, tapi olaharaga berkuda sambil memanah. Dan di Kota Banjarbaru, Kalsel,  sudah dibentuk," kata dia. 

Merawat kuda, dijelaskan dia sulit gampang karena harus ada perawatan khusus dan dirinya mengaku punya dua perawat dan kuda serta pelatih khusus. "Untuk pelatih memanah sambil berkuda, saya sendiri," kata nya. 

Untuk fasilitas yang bisa didapatkan oleh peserta yakni, sepatu latihan dan panahan. "Sementara itu dulu kedepannya akan dilengkapi fasilitas lain," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved