Berita Banjarmasin

Kucurkan Rp 950 Juta, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Korban Alfamart Ambruk di Kalsel

BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan korban Alfamart ambruk. Total Dana dikucurkan Rp 950 Juta

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan untuk Bpost
Foto bersama BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Provinsi Kalsel bersama ahli waris korban alfamart ambruk, Kamis (28/4/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa waktu lalu terjadi sebuah insiden ambruknya bangunan Alfamart di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Kejadian tragis tersebut memakan 13 orang korban dimana 9 di antaranya merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK). 

Empat orang dinyatakan meninggal dunia, tiga orang masih menjalani perawatan, dan dua orang lainnya telah diperbolehkan pulang. 

Sebagai bentuk respon cepat dan tanggung jawab kepada para korban, Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo bersama dengan Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Kepala  Disnakertrans, Irfan Sayuti, dan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK menyerahkan simbolis santunan kepada ahli waris dari empat peserta yang meninggal dunia. 

Baca juga: Kunjungi Korban Alfamart, Dirut BPJAMSOSTEK : BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Perawatan Sampai Sembuh

Baca juga: Dapat Santunan, Ahli Waris Korban Runtuhnya Alfamart Gambut Gunakan untuk Hal Ini

"Kami menyampaikan duka yang mendalam atas kejadian yang dialami oleh keluarga dan kami juga menyampaikan bahwa tim BPJS Ketenagakerjaan di Kalimantan Selatan bergerak cepat untuk penanganan bersama dengan rumah sakit yang bekerja sama," kata Anggoro. 

Anggoro menjelaskan bahwa ahli waris peserta yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan kematian sebesar 48 x upah yang dilaporkan, karena termasuk dalam kasus kecelakaan kerja. 

Selain itu BPJAMSOSTEK juga akan memberikan beasiswa kepada 2 dua anak peserta maksimal sebesar Rp 174 juta.

Adapun total manfaat yang telah dibayarkan oleh BPJAMSOSTEK kepada empat peserta meninggal dunia sebesar Rp 950 juta, di mana ahli waris peserta atas nama Hanafi mendapatkan santunan sebesar Rp 201 juta

Kemudian atas nama Ahmad Nayada sebesar Rp 166 juta, kemudian atas nama Akbariansyah dan Misnawati menerima santunan kematian dan manfaat beasiswa anak masing-masing sebesar Rp 322 juta dan Rp 251 juta. 

Selain itu, keluarga juga akan mewarisi manfaat Jaminan Pensiun berkala sebesar 4,3 juta per tahunnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan Irfan Sayuti menyatakan, terima kasihnya atas respon cepat yang diberikan oleh BPJAMSOSTEK. 

Pihaknya berharap kerja sama yang baik antara Disnakertrans dan BPJAMSOSTEK dapat terus terjalin, guna memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenakerjaan.

Sementara itu Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H Supian HK juga mengapresiasi kinerja BPJAMSOSTEK sebagai bukti nyata hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat yang mengalami musibah. 

Pihaknya turut mengimbau masyarakat di Kalimantan Selatan untuk mendaftarkan diri menjadi peserta BPJAMSOSTEK.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved