Religi

Jadwal Tasua dan Asyura, Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Makna Puasa Sunnah Muharram

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan hikmah puasa Tasu'a dan Asyura memasuki Muharram 1444 Hijriyah.

Editor: M.Risman Noor
kanal youtube Adi Hidayat Official.
Ustadz Adi Hidayat ungkapkan soal hikmah Puasa Tasua dan Asyura. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Puasa Tasua dilakukan pada 9 Muharram. Nah, memasuki Muharram 1444 HIjriyah, puasa Tasua bertepatan 7 Agustus 2022.

Satu puasa sunnah lain memasuki 10 Muharram 1444 Hijriyah dikenal Asyura.

Puasa asyura tahun ini bertepatan dengan 8 Agustus 2022.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan hikmah puasa Tasu'a dan Asyura memasuki Muharram 1444 Hijriyah.

Setelah bulan Zulhijah 1443 Hijriyah nantinya berakhir, maka akan memasuki tahun baru diawali 1 Muharram 1444 Hijriyah.

Baca juga: Pemerintah Provinsi Kalsel Rogoh Rp 3 Miliar untuk Akses MTQ Nasional di Kiram Park

Baca juga: Masih Ngantuk di Pagi Hari, Hindari Konsumsi 3 Jenis Makanan Dipaparkan dr Zaidul Akbar

Terdapat amalan-amalan sunnah yang bagus dikerjakan umat Islam, salah satunya puasa di Bulan Muharram.

Di bulan Muharram terdapat amalan sunnah yang tidak ditemukan di bulan-bulan lain, yaitu puasa Tasua'a dan Asyura.

Puasa Asyura yakni puasa yang dikerjakan pada tanggal 10 Muharram, sedangkan puasa Asyura pada tanggal 9 Muharram. Kedua puasa ini hukumnya sunnah bagi umat muslim.

Apa hikmah puasa Asyura yang dikerjakan di bulan Muharram?

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan Nabi Muhammad SAW sewaktu berada di Madinah menyaksikan orang-orang Yahudi melaksanakan ibadah puasa. Nabi SAW pun mengkonfirmasi kebiasaan puasa kaum tersebut yang sesuai dengan tanggal 10 di bulan Muharram.

"Kebiasaan puasa kaum Yahudi itu sesuai dengan tanggal puasa Asyura yang ditunaikan di hari ke-10 di bulan Muharram. Nabi bertanya kepada para sahabat dan kaum Yahudi saat itu, kaum Yahudi menjawab mereka melakukan puasa untuk mensyukuri nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada Musa As dan pengikut beliau dari kekejaman Fir'aun laknatullah," terang Ustadz Adi Hidayat dikutip dari kanal youtube Adi Hidayat Official.

Kaum Yahudi menyatakan tanggal 10 Muharram adalah waktu yang baik sebab Allah telah menyelamatkan Nabi Musa As dan Bani Israil.

Lantas Rasulullah SAW pun menanggapi, dirinya lebih berhak melestarikan dan menyempurnakan syariat-syariat Nabi Musa.

Nabi Muhammad SAW memberikan contoh kepada para sahabat untuk menerapkan puasa sebagai syukur kepada Allah SWT atas perlindingan Allah kepada Nabi Musa dan kaumnya di masa lampau.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved