Religi

Jadwal Tasua dan Asyura, Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Makna Puasa Sunnah Muharram

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan hikmah puasa Tasu'a dan Asyura memasuki Muharram 1444 Hijriyah.

Editor: M.Risman Noor
kanal youtube Adi Hidayat Official.
Ustadz Adi Hidayat ungkapkan soal hikmah Puasa Tasua dan Asyura. 

Tak hanya saat itu, Nabi SAW juga mencontohkan puasa tersebut rutin dilakukan di tahun-tahun berikutnya yang dikenal dengan puasa Asyura bertepatan 10 Muharram. Hadist ini diriwayatkan Imam Al-Bukhari.

"Hadist ini setidaknya mengonfirmasi tiga hal yang menjadi keistimewaan serta dapat kita raih hikmahnya, serta dapat melestarikan hukum yang ada di dalamnya, pertama saya lebih berhak melestarikan syariat Nabi Musa, hal ini menunjukkan syariat yang dibawa nabi mulai dari nabi Adam bersumber dari Tuhan yang sama" jelas Ustadz Adi Hidayat.

Di bulan Muharram, umat muslim akan memperingati Tahun Baru Islam dan menjalankan puasa Tasua dan puasa Asyura.
Di bulan Muharram, umat muslim akan memperingati Tahun Baru Islam dan menjalankan puasa Tasua dan puasa Asyura. (tribunnews.com)

Syariat itu menimbulkan ketundukkan dan kepatuhan dan menciptakan kedamaian yang disebut Islam. Maka dari itu sejak Nabi Adam As hingga nabi Muhammad SAW membawa risalah yang sama, diin yang sama yaitu syariat Allah SWT.

Inilah peran Nabi SAW untuk menutup dan menyempurnakan risalah yang dibawa nabi sebelumnya sesuai dengan masa dan eranya.

Keistimewaan kedua, Nabi Muhammad Saw memberikan keteladanan kepada umat Islam bahwa segala bentuk nikmat baik berupa pemberian yang didapat dan pertolongan yang diberikan Allah SWT saat mengalami ujian atau musibah, misalnya terbebas dari lilitan utang piutang, terbebas dari kejaran, ancaman dan lainnya.

Maka adab umat muslim adalah menampilkan puncak syukur kepada Allah, yakni dengan meningkatkan shalat, doa, dan kurban, serta meningkatkan sifat berbagi.

Baca juga: Gelar Karnaval 1 Muharram, Siswa SDN Bata Dapat Kejutan dari Kadisdikbud Balangan 

Hal ini sesuai dengan perintah Allah SWT di dalam Alquran Surah Al-Kautsar ayat 1-3. Semua nikmat dan pertolongan Allah hendaknya disyukuri dengan meningkatkan amal shaleh.

Sebagaimana mensyukuri Nabi Musa As dengan berpuasa, Nabi Muhammad SAW mensyukuri pertambahan usia dan jaminan surga dengan puasa dan meningkatkan shalatnya.

Keistimewaan puasa Asyura yang ketiga adalah bisa mengugurkan dosa setahun yang lalu. Para ulama berpendapat, dosa yang dimaksudkan adalah dosa-dosa kecil bukan dosa-dosa besar yang mengharuskan umat muslim bertaubat sungguh-sungguh.

Niat Puasa Tasu'a

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada'i sunnatit taasuu'aa sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: Saya niat puasa Tasu'a, sunah karena Allah Ta’ala

Santriwati sedang membuat bubur asyura di Pondok Pesantren Ishlahul Aulad di Desa Pemangkih Baru, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (29/8/2020).
Santriwati sedang membuat bubur asyura di Pondok Pesantren Ishlahul Aulad di Desa Pemangkih Baru, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (29/8/2020). (BANJARMASINPOST.CO.ID/JUMADI)

Niat Puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ فِيْ يَوْمِ عَاشُوْرَاء سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma fii yaumi aasyuuroo’ sunnatan lillaahi ta’aalaa

Artinya: Saya niat puasa Asyura, sunah karena Allah Ta’ala

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved