Selebrita

Amuk Aurel Kala Rumah Tangga dengan Atta Halilintar Kena Fitnah, Efek Bareng Ameena Tak Ikut Foto

Rumah tangga pasangan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah selama ini harnomis. Apalagi setelah lahirnya Ameena Hanna Nur Atta. Kini kena fitnah.

Penulis: Danti Ayu Sekarini | Editor: Murhan
Instagram @attahalilintar
Aurel Hermansyah, Atta Halilintar dan Ameena Hanna Nur Atta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Rumah tangga pasangan artis Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah selama ini harnomis. Apalagi setelah lahirnya Ameena Hanna Nur Atta.

Namun, ada saja yang memfitnah keluarga kecil Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar itu.

Seperti baru-baru ini, hanya gara-gara Aurel dan Baby Ameena tak ikut foto bersama rombongan Atta Halilintar, malah dapat fitnah.

Hal ini pun membuat Aurel Hermansyah yang biasanya sabar mulai naik pitam.

Baca juga: Nasib Uang Hasil Konten Sule dan Nathalie Terungkap, Padahal Ibu Adzam Tak Tuntut Harta Gono Gini

Baca juga: Keberadaan Uang Rp 500 Juta dari Baim Wong Tersentil Bonge, Motif Ayah Kiano Pun Terungkap

Peristiwa ini bermula kala Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah pergi berlibur ke Bali dengan membawa seluruh rombongan timnya.

Meski selalu tampil berdua, ada saja netizen yang mencoba mengambil kesempatan kala Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah tengah berjauhan.

Fitnah soal kondisi rumah tangga putri Krisdayanti dan Anang Hermansyah ini muncul usai Aurel dan Ameena terlihat absen di momen foto bersama Atta Halilintar dengan anggota timnya.

Foto-foto tersebut kemudian diunggah Atta Halilintar lewat akun instagram milikinya, Rabu (3/8/2022).

“Bismillah @ahhaproduction_ something delicious cooooming,” tulis Atta.

Ketidakhadiran istri dan anak dalam postingan tersebut pun membuat sejumlah warganet berspekulasi bahwa Atta Halilintar enggan melibatkan Aurel Hermansyah dalam bisnisnya.

Baca juga: Pekerjaan Rizky Billar Kini Kala Dituding Numpang Hidup pada Lesti Kejora, Irfan Hakim Bereaksi

Baca juga: Dulu Ikut Puasa, Kini Ruben Onsu dan Sarwendah Renovasi Musala, Ayah Betrand Peto Itu Titip Pesan

“Ciecie ada yang rindu gebetan papa TA, padahal lagi sama istri loh, IGs kasian bang Atta loh @tiaraandini,”

“Bang Atta, Aurelnya mana kok gak ikut difoto padahal asistennya semua ada, kasian banget,”

“Kak @aurelie.hermansyah bukan bagian dari @ahhacorporate_ ya bang @attahalilintar jadi gak ikut foto?”

Menanggapi hal tersebut Aurel Hermansyah pun bereaksi lewat unggahan story instagram pribadinya.

“Namanya juga manusia2 yang punya penyakit hati, ga fitnah gak makan opss,” tulis Aurel.

Aurel pun menjelaskan alasan mengapa ia dan Ameena tak terlibat dalam momen foto bersama itu.

“My lovely hubby and team, maaf gak ikutan foto soalnya Mama Nur lg makeup, tau kan kalau diganggu bisa jadi singa ngamuk,” paparnya.

Aurel Hermansyah geram.
Aurel Hermansyah geram. (Instagram @aurelie.hermansyah)

Memang ini bukan lah kali pertama Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah menerima komentar negatif soal rumah tangga mereka.

Meski demikian baik Aurel maupun Atta sampai saat ini masih menjalin keharmonisan dan senantiasa mesra dalam berbagai kesempatan.

Baca juga: Dalang Perceraian Sule dan Nathalie Ternyata Bukan Putri Delina, Babysitter Adzam Bongkar Fakta

Baca juga: Intip Tarif Manggung Dewi Perssik yang Diambil Angga Wijaya, Bandingkan Ayu Ting Ting dan Via Vallen

Tonton juga:

Cobaan Berumah Tangga

Pada orang dewasa, istilah puber kedua lebih dikaitkan dengan perkembangan psikologi, yang biasanya di usia ini mulai mengalami penurunan hormon sehingga takut menjadi tua.

Akibatnya, mereka jadi lebih memperhatikan penampilannya seperti perilaku remaja berusia 17-20 tahun.

Jika lelaki atau wanita tak bisa mengendalikan puber kedua, maka rasa suka terhadap lawan jenis lain akan terjadi.

Biasanya, kebanyakan pihak lelaki yang kerap kali tidak bisa mengontrol puber keduanya, sehingga per selingkuhan pun tak dapat terelakkan.

Menurut Psikolog UI Zainoel B Biran, tanda-tanda puber kedua pria dari aspek psikologis sebenarnya adalah munculnya ketertarikan lebih pada lawan jenis.

Hal ini membuat pria yang mengalami puber kedua lebih memperhatikan penampilannya daripada beberapa tahun sebelumnya. Misalnya ditandai dengan:

1. Senang berpenampilan modis

Mungkin pilihan jenis pakaiannya berbeda. Bajunya lebih modis, celananya lebih modis, lebih memperhatikan kerapian dan seterusnya.

2. Rambut disisir lebih rapi

Baca juga: Keadaan Tubuh Angelina Sondakh Kini Ternyata Gegara Aaliyah, Sentil Perlakuan Anak Reza Artamevia

Baca juga: Akhirnya Amanda Manopo Bicara Pria Idaman, Ternyata Mirip Arya Saloka dan Deva Mahendra

Jika pada usia kepala tiga seorang pria jarang memperhatikan kerapian rambutnya, lalu di usia kepala empat ia lebih perhatian dengan rambutnya, perlu diketahui bahwa bisa jadi itu merupakan salah satu tanda puber kedua.

3. Memakai wangi-wangian

Memakai parfum, baik di rumah maupun ketika hendak pergi. Jika sebelumnya jarang menggunakannya dan berubah drastis pada usia 40-an tahun, itu juga merupakan salah satu tanda puber kedua.

Sementara itu melansir Tribunnews.com, Sabtu (2/10/2021), psikolog Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UWKMS), Ely Rosetyo MPsi menjelaskan, tidak ada hal ilmiah dari puber kedua.

Hal ini berarti tidak ada perubahan hormon atau bentuk fisik layaknya pada masa puber pertama.

“Puber kedua itu bentuk ketertarikan ke orang baru. Hormon tetap sama, lebih pada perasaan, secara psikologis ada kecenderungan ketakutan pada masa tua dengan keadaan fisik yang tidak lagi sama seperti saat muda,” paparnya dilansir melalui SURYA.co.id.

Adanya stres, permasalahan rumah tangga, depresi, pengaruh lingkungan serta kurangnya dukungan keluarga bisa membuat masa puber kedua ini menjadi menyimpang.

“Kalau rasa sukanya sama pasangan sendiri tidak masalah. Tetapi kalau malah ke orang lain dan memperburuk keadaan rumah tangga. Maka akan menjadi masalah,” lanjutnya.

Psikolog UKWMS yang juga menjadi konselor di Pusat Layanan Psikologi di UWKMS ini menerangkan untuk menghindari tekanan psikis hingga melakukan penyimpangan perlu adanya pengendalian diri. Hal ini bisa dimulai dengan manajemen stres.

Kepala Kantor Urusan Internasional UWKMS, Erlyn Erawan Psy D menambahkan selain mencari penyebab stres dan pengaruhnya terhadap perilaku.

Manajemen stres bisa dilakukan dengan menyeimbangkan aktivitas dan mengontrol setiap tindakan yang dilakukan.

“Bisa memfokuskan diri pada masalah yang ada dibandingkan membuat masalah baru. Lebih pada peningkatan kesadaran diri,” lanjutnya.

Dikatakan wanita yang juga Psikolog UKWMS ini, puber kedua, tidak mutlak mengubah perilaku seseorang menjadi menyimpang.

Kuatnya kepribadian dan kesadaran diri akan memengaruhi seseorang dalam melewati masa puber kedua.

Ia juga sependapat dengan Ely bahwa peyimpangan puber kedua, biasanya cenderung dengan penolakan akan mengalami ketuaan dan ketakutan akan kematian.

Keluarga dan orang terdekat harus bisa mengembalikan kesadaran seseorang yang mengalami penyimpangan puber kedua.

“Kembalinya seseorang dari penyimpangan perilaku puber kedua tidak bisa ditentukan. Bisa 1 tahun, 2 tahun, 4 tahun, 10 tahun, bahkan tidak bisa kembali sama sekali. Kalau dari orang terdekat tidak bisa maka hanya orang itu sendiri yang bisa mengubah sikapnya,”tuturnya.

Penyimpangan puber kedua yang mengarah pada penyimpangan moral seperti per selingkuhan hingga perceraian menurutnya akan berdampak besar bagi anggota keluarga yang belum cukup usia.

“Sehingga lebih baik memperhatikan pihak keluarga yang lebih muda yang lebih membutuhkan perhatian. Karena pihak yang mengalami puber kedua sudah cukup dewasa untuk menentukan pilihan hidupnya,”pungkas Erlyn Erawan.

Baca juga: Isi Surat Ayah Ibu Reino Barack pada Syahrini Kala Baru Jadi Mantu Terbongkar, Reiko Barack: Otanjou

Baca juga: Sisa Kontrak Dimas pada Raffi Ahmad dan Nagita di RANS Dibongkar Sensen, Beda Nasib Chika Chandrika

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved