Berita Tabalong

 Dijual Murah, Telur dan Ikan Segar di Pasar Murah Tabalong Langsung Habis Terjual

Telur ayam ras dan ikan segar yang dijual murah di Pasar Murah Tabalong langsung ludes terjual

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman
Pedagang ikan segar di pasar murah saat layani pembeli. 

BANJARMASINPOST.CO.ID  TANJUNG - Pasar murah  mengantisipasi adanya lonjakan harga kebutuhan pada beberapa hari ke depan akibat kenaikan BBM Bersubsidi digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Minggu (11/9/2022).

Pada gelaran pasar murah yang juga dilaksanakan dalam rangka pengendalian inflasi di daerah ini tersedia berbagai kebutuhan harian masyarakat, termasuk ikan segar lokal dan telur ayam ras.

Kehadiran pedagang ikan segar dan telur ayam ras pada pasar murah di halamam Plaza Uma Iyah, kota Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), ternyata paling diminati.

Terbukti, hanya dalam waktu sekitar dua jam setelah pasar murah dibuka, telur ayam ras sudah ludes, sementara ikan segar dengan jenis Nila, Mas, Patin dan Harian hanya tersisa sedikit lagi.

Baca juga: Atasi Gejolak Harga Pasca Harga BBM Bersubsidi Naik, Pemrov Kalsel Gelar Pasar Murah di Tabalong

Baca juga: Pasar Murah Telur di Pusat Kuliner Mabuun Tabalong, Transaksi Pakai QRIS Dapat Potongan Harga

Wajar kalau  ikan segar dan telur ayam ras ini cukup diminati karena harga yang dibandrol memang lebih murah dibandingkan harga ikan pasar umum.

Ikan segar rata-rata dijual lebih murah Rp 10 ribu dari pasaran.

Nila Rp 30 ribu perkilogram, Mas Rp 25 ribu perkilogram, Patin Rp 18 ribu perkilogram dan Haruan Rp 40 ribu perkilogram.

Sedangkan telur ayam ras dijual dengan harga Rp 25 ribu perkilogram. Di pasaran masih sekitar Rp 3p ribu sampai Rp 31 ribu perkilogramnya.

Laris manisnya dagangan yang dijual tentu saja disambut gembira pedagang karena mereka tak perlu menunggu waktu yang lama.

Selain itu meski menjual dengan harga lebih  murah, pedagang juga tidak akan alami kerugian karena mendapat subsidi dari pemerintah.

"Tidak rugi karena ada subsidi Rp 10 ribu perkilogram ikan yang dijual," kata Yusuf pedagang ikan asal Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Tabalong, yang ikut berjualan di pasar murah.

Selain itu dengan berjualan di pasar murah ini, diakuinya secara biaya operasional juga bisa lebih hemat dibandingkan dirinya harus berjualan mengejar pasar seperti biasanya.

Baca juga: NEWSVIDEO Suasana Transaksi QRIS di Pasar Murah Telur di Pusat Kuliner Mabuun Tabalong

Soalnya sehari-harinya berjualan dengan keliling menyesuaikan hari pasar yang ada di kecamatan-kecamatan, sehingga dengan berjualan di pasar murah bisa lebih hemat untuk biaya BBM.

"Tadi jam 8 pagi mulai jualan, ini sekitar dua jam tersisa 8 kiloan, kalau di pasar lama bisa lebih lama," ujarnya yang mengaku baru pertama kali jualan di pasar murah.

Untuk ikan yang dibawa di pasar murah ini total ada 100 kilogram dan semua ikan didapat dari pembudidaya yang ada di Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved